Awas! Banjir Tularkan Flu Burung
Rabu, 07 Feb 2007 06:57 WIB
Jakarta - Hati-hati. Banjir tidak hanya menularkan penyakit yang diakibatkan leptospirosis, tifus, diare, dan demam berdarah. Banjir juga menularkan flu burung!"Virus flu burung itu bisa bertahan 21 hari di air," ungkap Project Planning Coordinator FAO untuk Indonesia, Putu Widiantara, dalam perbincangan dengan detikcom, Rabu (7/2/2007).Menurut Putu, tempat media berbiak virus avian influenza tersebut adalah air liur dan kotoran hewan yang terinfeksi. "Kalau banjir, kotoran dan air liur itu kan terbawa bersama banjir," jelasnya.Bagaimana meminimalisir penyebarannya? "Cuma satu cara, menjaga kebersihan lingkungan. Jika ketemu unggas yang terbawa banjir, kuburkan dan diberi desinfektan," saran Putu.Selain itu, Putu mengingatkan warga yang menderita gejala sesak nafas untuk segera berobat ke rumah sakit. Masyarakat sering terkecoh, gejala flu burung dianggap sebagai penyakit karena infeksi saluran pernafasan semata."Preventifnya, jika ada gejala-gejala sesak nafas, harus aware, gejala ISPA dan sesak nafas karena flu burung itu sama," tandas Putu.
(aba/aba)











































