Romantika Banjir Jakarta
Mandi Rp 10 Ribu di Rusun Cawang
Selasa, 06 Feb 2007 20:12 WIB
Jakarta - Banjir membuat aliran air dan listrik di Rusun Cawang, Jakarta Timur, dihentikan. Jika ingin mandi, sediakan dulu uang Rp 10 ribu.Demikianlah yang terjadi di Rusun Cawang, Jakarta Timur, sejak banjir melanda Jakarta pada Jumat, 2 Februari 2007 lalu. Untuk keperluan mandi, terpaksa membeli air bersih yang diambil dari sumur.Air bersih sebanyak 3 botol galonan air mineral ukuran 19 liter dihargai Rp 10 ribu. Dan penghuni pun tak perlu repot mengangkat dari lantai dasar ke lantai atas, karena langsung diantar ke depan pintu rumah susun."Mandi pakai air sumur. 3 Galon, Rp 10 ribu. Nanti ada yang anterin ke atas," ungkap penghuni Rusun Cawang Deni dalam perbincangan dengan detikcom, Jakarta, Selasa (6/2/2007).Sekali pesan, Deni langsung mengambil 6 galon air bersih. Sementara untuk keperluan minum, Deni tetap menggunakan air minum mineral yang biasa dikonsumsinya.Harganya tidak naik? "Nggak. Harganya tetap Rp 12 ribu (per galon)," ujar Deni.Untuk listrik yang masih padam, Deni dan beberapa penghuni lainnya tak hilang akal. Listrik diambil listrik penerangan untuk koridor rumah susun."Listrik di koridor itu sudah nyala dari Minggu (4 Februari). Kita tarik kabel saja, bisa nonton tv deh," cerita Deni.Banjir membawa buntung bagi sebagian orang, namun berkah bagi yang lain. Seperti bagi si penjual air. Banjir membuat orang menjadi kreatif.
(aba/ary)











































