Aliran Lumpur Lapindo Ancam Pembangunan Pipa Gas Pertamina

Aliran Lumpur Lapindo Ancam Pembangunan Pipa Gas Pertamina

- detikNews
Senin, 05 Feb 2007 18:37 WIB
Sidoarjo - Lumpur panas kembali mengalir deras dari pusat semburan ke Desa Renokenongo, Porong, Sidoarjo, Jatim. Hal ini mengancam pembangunan pipa gas Pertamina di Tol Porong Km 39.Lumpur mengalir melalui box culvert (gorong-gorong) di Tol Porong Km 39. Sebaliknya, kanal-kanal yang telah dibangun Timnas Penanggulangan Lumpur Lapindo untuk mengarahkan lumpur dari pusat semburan ke spill way di Desa Pejarakan, Kecamatan Jabon, tidak berfungsi.Pantauan detikcom, Senin (5/2/2007) petang, lumpur mengendap di kanal-kanal yang menuju spill way. Tidak ada tanda-tanda lumpur mengalir ke tempat itu."Ini menyebabkan lumpur cenderung mengalir ke Renokenongo," kata seorang petugas yang tak bersedian disebutkan namanya saat ditemui di Km 39 Tol Porong.Agar mengalir lancar, timnas juga sudah mempersiapkan 1 gorong-gorong lagi. Satu backhoe juga disiagakan untuk mengaduk-ngaduk supaya lumpur tidak mengendap.Mengalirnya lumpur ke arah Renokenongo ini sebenarnya bukan tanpa risiko. Hal ini justru bisa mengganggu pembangunan pipa gas Pertamina di atas Tol Porong. Sebab ketinggian permukaan lumpur sudah sejajar dengan bibir tanggul di sekitar lokasi pembangunan pipa gas yang dulu meledak ini."Padahal kemarin ketinggian lumpur masih berjarak sekitar 60 cm dari bibir tanggul. Jika lumpur tetap mengalir ditambah hujan, dikhawatirkan akan meluap dan mengganggu pembangunan pipa gas Pertamina itu," tambah petugas itu lagi. (djo/sss)


Berita Terkait