Kepala Pengendali Krisis Ngungsi ke 'Pondok Mertua Indah'

Kepala Pengendali Krisis Ngungsi ke 'Pondok Mertua Indah'

- detikNews
Senin, 05 Feb 2007 15:38 WIB
Jakarta - Bukan hanya rakyat biasa yang ikut mengungsi. Pejabat yang bertanggung jawab menangani krisis akibat banjir ikut mengungsi karena banjir. Meskipun korban, sang pejabat malah semangat membantu korban yang lain.Itulah yang dialami Kepala Pusat Pengendalian Krisis Depkes Rustam S Pakaya dan keluarga sejak banjir besar melanda Jakarta dan sekitarnya pada Jumat, 2 Februari 2007."Saya juga mengungsi. Saya pulang Jumat (sore) itu, barang-barang di rumah sudah mengapung semua," ungkap Rustam pada detikcom di ruang kerjanya, Gedung Depkes, Jalan HR Rasuna Said, Senin (5/2/2007).Rustam dan keluarga tinggal di Pulo Permatasari, Pekayon Jaya, Bekasi Selatan, Jawa Barat. Namun sejak Jumat lalu, Rustam sekeluarga mengungsi ke 'pondok mertua indah' di bilangan Menteng, Jakarta Pusat."Di sana sampai Minggu nggak banjir. Namun kemarin jalan di depan rumah sudah banjir sekitar 20 cm," cerita Rustam.Namun status 'korban banjir' tidak menyurutkan semangat Rustam selaku orang paling depan dalam menangani krisis kesehatan masyarakat."Saya langsung terjun sejak Sabtu (3 Februari lalu). Minggu kemarin, saya bersama Ibu Menteri (Menkes Siti Fadilah Supari--red) mendatangi beberapa titik banjir," kata Rustam."Makanya sekarang nggak usah marah-marah. Tenang saja. Kita hadapi bersama musibah banjir ini," ujar Rustam.Memang banjir itu egaliter: tak pandang pejabat atau rakyat. (aba/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait