Setiap Tahun Banjir, Warga Dayeuh Kolot Enggan Beli Perabotan

Setiap Tahun Banjir, Warga Dayeuh Kolot Enggan Beli Perabotan

- detikNews
Senin, 05 Feb 2007 14:44 WIB
Bandung - Banjir tidak hanya bikin susah dan mendatangkan penyakit. Banjir juga bisa membuat orang trauma membeli aneka perabotan rumah tangga.Setidaknya hal itu terjadi pada warga di Kampung Bojong Sitepus, Cangkuang Wetan, Dayeuh Kolot, Bandung, Jawa Barat. Hampir setiap tahun, pemukiman mereka yang terletak di bantaran Sungai Citarum kebanjiran.Tahun ini, banjir kembali melanda pemukiman mereka. Sejak Sabtu (3/2/2007) lalu rumah mereka, khususnya warga 4 RT di lingkungan RW 09, terendam air setinggi 30 cm hingga 1 meter. "Ini belum seberapa, kalau hujan lebat banjir di sini bisa sampai 2 meter," ujar Ningsih, salah seorang warga, kepada detikcom, Senin (5/2/2006). Kondisi ini sudah menjadi hal yang biasa bagi warga pemukiman padat tersebut. Mereka tidak pernah panik jika banjir tiba-tiba datang. Mereka telah paham betul apa yang dilakukan jika terjadi banjir.Salah satu langkah antisipasi yang dilakukan adalah membangun rumah dengan 2 lantai. Jadi kalau banjir datang, mereka masih ada tempat untuk bernaung.Selain membangun rumah dengan 2 lantai, warga juga jarang memiliki perabotan rumah tangga. Ruang tamu mereka sebagian besar terlihat kosong melompong."Di sini sering banjir, ngapain beli barang, percuma. Nanti hanyut lagi seperti dulu," ungkap Oma (50), seorang warga lainnya.Untuk tahun ini, warga Dayeuh Kolot memang tidak mengalami banjir besar. Sebab beberapa waktu lalu, Pemkab Bandung sudah melakukan pengerukan Sungai Citarum. Pemkab Bandung juga memasang pompa air untuk mengurangi ketinggian air."Kita masih beruntung tidak seperti banyak warga Jakarta yang harus mengungsi," ungkap Oma. (djo/nrl)


Berita Terkait