Seluruh RS di DKI Jadi Rujukan Korban Banjir
Senin, 05 Feb 2007 13:34 WIB
Jakarta - Korban banjir yang sakit-sakitan sudah membludak. Tak cukup hanya 17 rumah sakit, Pemprov DKI menjanjikan seluruh RS di DKI menjadi rujukan korban banjir. Gratis!"Pemprov akan memberikan pengobatan gratis bagi korban banjir," kata Asisten Kesejahteraan Masyarakat Pemprov DKI, Rohana Bakti Manggala.Hal ini disampaikan dia usai rapat bersama para walikota tentang penanganan banjir di Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (5/2/2007)."Dari 206.000 pengungsi, sebanyak 148.383 orang mengunjungi posko kesehatan dengan keluhan sakit. Sedangkan yang berkunjung ke puskesmas 6.423 orang," tutur dia.Pemprov DKI juga berencana akan mengadakan posko keliling, selain 540 posko bantuan yang sudah ada. "Sekarang lagi disiapkan mobilnya," tutur Rohana.Sebelumnya Wakil Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, dr Salimar Salim, kepada detikcom menyebutkan, selain di posko kesehatan, pihaknya menggratiskan pengobatan bagi korban banjir di 80 RS yang ada di DKI, baik RS pemerintah maupun swasta."Tentunya harus ada surat rujukan dari RT/RW atau surat rujukan dari posko masing-masing. Jangan sampai ada yang ngaku-ngaku korban banjir," tegasnya.17 RS yang sebelumnya menjadi rujukan adalah RSU Pusat meliputi RSCM, RS Persahabatan, RS Fatmawati, RS Harapan Kita, RSPI Sulianti Saroso.RSU Daerah meliputi, RS Pasar Rebo, RS Koja, RS Budhi Asih, RS Cengkareng, dan RS Tarakan.RSU Pemerintah TNI/POLRI meliputi RSPAD Gatot Subroto, RSPAU Halim Perdanakusuma, RSAL Mintohardjo, RS Polsus Sukamto, RS Marinir Cilandak, RS Moh. Ridwan Meuraksa, dan RS Kesdam Jaya Cijantung.
(nwk/sss)











































