Mahasiswa Yogyakarta Kampanye Makan Telur dan Daging Ayam
Senin, 05 Feb 2007 10:38 WIB
Yogyakarta - Sekitar 200 mahasiswa dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan peternak ayam Yogyakarta mengkampanyekan makan telur dan daging ayam. Mereka menegaskan flu burung tidak menular melalui makanan.Kampanye makan telur dan daging ayam itu dilakukan di Bundaran UGM, Bulaksumur, Yogyakarta, Senin (5/2/2007). Dalam aksinya, para mahasiswa dan peternak ayam ini membagi-bagikan telur ayam dan burung puyuh masak kepada masyarakat."Telur serta daging ayam aman dan sehat untuk dikonsumsi. Jangan takut makan telur dan daging ayam," teriak para mahasiswa berulang kali.Ketua Asosiasi Peternak Ayam Yogyakarta (APAYO), Heru Wibowo, mengimbau masyarakat tidak khawatir mengkonsumsi daging dan telur ayam. Sebab flu burung bukanlah penyakit yang ditularkan melalui makanan."Jadi tidak ada penuluaran flu burung melalui daging dan telur. Termasuk juga produk olahannya," ungkap Heru.Kampanye daging dan telur aman ini disambut antusias oleh masyarakat. Mereka dengan senang hati menerima telur yang dibagikan. Sejumlah sopir angkutan umum malah langsung memakannya.Aksi ini sempat membuat arus lalu lintas di sekitar Bundaran UGM macet karena banyak pengemudi kendaraan, baik roda dua, roda empat maupun bus kota yang memperlambat kendaraannya.Selain membagi-bagikan telur ayam, mahasiswa dan APAYO juga membawa sejumlah poster. Poster-poster itu antara lain bertuliskan "Dada Ayam Mak Nyuss, "Tolak Impor Ayam dari Luar Negeri", serta "Tolak Impor Paha Ayam dari AS".Rencananya dari Bundaran UGM ini, mahasiwa dan APAYO akan melanjutkan aksinya ke RS dr Sardjito Yogyakarta.
(djo/nrl)











































