'Danau' Kuningan Tak Juga Surut, Kesemrawutan Kian Menjadi
Senin, 05 Feb 2007 08:09 WIB
Jakarta -
Arloji masih menunjukkan pukul 07.00 WIB, Senin (5/2/2007) tapi Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, sudah semrawut parah. Padahal pada jam segitu, biasanya kawasan itu lancar. Kesemrawutan terjadi karena 'danau' yang tercipta sejak Kamis malam 1 Februari lalu. 'Danau' itu hingga Senin (5/2/2007) tak juga surut. Akibatnya, dari semua ruas jalan di kawasan bisnis itu, yang bisa dipakai hanyalah jalur cepat dari arah Menteng-Kuningan. Semua kendaraan, dari Menteng maupun sebaliknya, tumplek blek di ruas itu. Jalur busway juga tak luput dimanfaatkan. Semuanya berjalan pelan-pelan melintasi banjir yang tingginya nyaris sedengkul sejauh 1 km.Dari Menteng, genangan itu terlihat di kawasan Tugu 66 menjelang Menara Imperium. Jalur lambat tenggelam 100%. Sejumlah kantor yang berada di ruas Kuningan-Menteng di kawasan yang sama, tampak tergenang air. Misalnya kantor Telkomsel, kantor Pajak Setiabudi, dan gedung Lina.Kendaraan dari Kuningan menuju Menteng yang sudah terlanjur lewat di jalur semestinya, memutar ke jalur Menteng-Kuningan ketika sampai di depan gedung Tira. Semrawut! Sedangkan kendaraan di belakangnya harus berjalan pelan. Antrean kendaraan hingga di gedung Depkeh.Itu baru pukul 07.00 WIB. Semakin siang, tentu jalan protokol ini kian menjadi-jadi.
(nrl/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































