Banjir Kanal Timur Baru Beres 7 Km
Minggu, 04 Feb 2007 14:53 WIB
Jakarta - Pembebasan lahan masih menjadi permasalahan klasik. Gara-gara lahan yang belum tersedia, proyek Banjir Kanjir Timur (BKT) yang sudah terselesaikan cuma 7,7 km dari rencana proyek 23,5 km."Untuk pembangunan saluran tersebut kita sudah sepakat untuk pembebasan lahannya oleh Pemda DKI, sedangkan proyeknya oleh Departemen Pekerjaan Umum," ujar Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dalam rapat koordinasi penanganan banjir di Crisis Center di Balaikota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Minggu (4/2/2007). Pryek BKT perlu untuk mengurangi potensi banjir khususnya di wilayah timur Jakarta. Proyek BKT membentang sepanjang 23 km dari Duren Sawit sampai Marunda, hingga saat ini baru bisa dikerjakan 7 km karena adanya kendala pembebasan tanah warga.Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menambahkan selain pembangunan BKT, juga perlu dikembangkan sistem waduk atau folder, untuk menampung aliran air.Dengan adanya sistem folder maka waduk akan menampung air melalui suatu saluran sehingga tidak menggenangi daerah sekitarnya.Begitu waduk penuh, maka air akan dipompa ke laut. "Pembangunan sistem folder penting karena bisa mengalihkan 25 persen beban Banjir Kanal Timur, " ujarnya.
(ddn/ddn)











































