1.000 Nasi Bungkus untuk Pengungsi Kalibata
Minggu, 04 Feb 2007 14:19 WIB
Jakarta -
Bantuan kepada korban banjir di Kelurahan Rawajati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, terus berdatangan. Warga membuat dapur umum. Dengan adanya dapur umum, warga bisa memasak 1.000 nasi bungkus per hari untuk diberikan kepada pengungsi."Dana dapur umum diperoleh dari bantuan masyarakat secara swadaya," ujar Ketua RW 1 Kelurahan Rawajati, Idris Uteng, kepada detikcom, Minggu (4/2/2007).Dapur umum didirikan warga di depan pertokoan di Jalan Pahlawan Kalibata. Bantuan lain kebanyakan diberikan warga secara pribadi berupa mie instan, air mineral, pakaian layak pakai dan makanan ringan juga terus mengalir. Bantuan tersebut disalurkan warga ke beberapa parpol yang membuka posko bantuan banjir.Seorang juru masak, Ida mengaku ikut membantu masak dari pagi hingga malam hari. "Itung-itung untuk berbagi duka untuk meringankan beban para korban," ujarnya antusias.Namun kalau bahan makanan sudah habis, aktivitas memasak untuk para pengungsi juga otomatis terhenti. Seperti saat ini, Ida belum memasak lagi.Sementara itu para korban banjir masih bertahan di posko pengungsian yang dibangun di depan toko-toko sepanjang Jalan Pahlawan. Mereka seperti tidak percaya bahwa bencana banjir baru saja menimpa mereka. Ada yang sekadar melihat proses evakuasi ada juga yang berebutan pakaian layak pakai.Ada sekitar 50 orang pengungi. Di antara mereka ada yang mengeluh sakit. Kebanyakan menderita penyakit gatal-gatal dan diare.
(ddn/ddn)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































