Ciliwung Bakal Digerojok Air Pukul 18.00, PU Keduki Sampah
Sabtu, 03 Feb 2007 14:29 WIB
Jakarta -
Alat pengeruk tanah terlihat bertengger di atas jembatan Kalibata, Rawajati, Jaksel. Alat itu digunakan Dinas PU Jaksel untuk mengeruk sampah yang menumpuk di Sungai Ciliwung. Mereka berkejaran dengan waktu. Air diduga akan naik lagi pukul 18.00 WIB nanti.Sampah berupa plastik, kayu gelondongan, bambu dan sebagainya yang berhasil dikeruk, kemudian ditaruh di salah satu ruas jalan. Sehingga arus lalu lintas hanya menggunakan satu ruas jalan."Ini kita hanya pakai satu jalur saja, jadi lalu lintas tetap lancar. Kami sudah koordinasi dengan pihak kepolisian," kata Haryo Sukamto dari Bagian Pengendalian Air, Dinas Tata Air PU Jakarta Selatan di lokasi, Sabtu (3/2/2007).Tumpukan sampah itu kini menjulang hingga 3 meter lebih."Kita sengaja mengeruk sampah ini karena ada info banjir akan datang lagi pukul 18.00 WIB," kata Haryo.Untuk mengangkut sampah Ciliwung, PU telah menyiapkan sekitar 30 truk sampah. Sampah-sampah itu akan dibawa ke Pulogadung untuk dipilah dan diangkut lagi ke TPA Bantargebang."Tapi ini (pengerukan) diperkirakan tidak bisa selesai sampai banjir datang," katanya. Banjir diperkirakan akan meluber sampai ke jalan.
(umi/sss)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































