Muktamirin PPP Diusir dari Hotel
Sabtu, 03 Feb 2007 13:31 WIB
Jakarta - Ratusan muktamirin terlihat sudah menggiring koper di lobi Hotel Mercure, Ancol, padahal Muktamar PPP belum selesai. Ternyata bukan karena jagoan mereka kalah dalam pemilihan Ketua Umum PPP. Hotel mengusirnya. Mengapa?Pengelola Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, meminta ratusan muktamirin keluar karena waktu tinggal telah habis, tepat pada Sabtu (3/2/2007) pukul 12.00 WIB."Petugas hotel meminta kami untuk keluar, karena masa sewanya telah habis," ujar seorang peserta muktamar sambil menunggu beberapa koper yang sedang diangkut porter hotel.Jelas saja para muktamirin ini bingung. Muktamar belum selesai, tapi mereka keburu disuruh keluar dari tempat menginap."Kami masih bingung, Mas. Acara belum selesai, kamar sudah habis sewanya," ujar seorang utusan DPW Sulsel, Daeng.Saat dikonfirmasi, ketua bidang akomodasi panitia muktamar, Umar Syah, enggan dimintai keterangan terkait habisnya masa sewa hotel. Termasuk dugaan ada kaitannya dengan tidak puasnya panitia atas terpilihnya Suryadharma Ali sebagai ketum baru PPP."Sudahlah. Cari isu yang lain saja. Kan ada yang lebih menarik dari ini. Masalah teknis saja kok," tangkisnya.
(aba/sss)










































