Busway Tidak Beroperasi, Takut Sensor Kena Banjir
Sabtu, 03 Feb 2007 12:37 WIB
Jakarta - Sabtu ini, busway tidak beroperasi. Ada problem teknis. Sensornya tidak boleh terkena air, padahal Jakarta sedang dilanda banjir."Busway dikontrol pakai elektrik, kalau kena air, takutnya rusak. Makanya distop dulu," ungkap seorang teknisi busway yang tak mau disebut namanya saat ditemui detikcom di Pool Busway Depo H, Jalan Raya Pondok Gede, Pinangranti, Jakarta, Sabtu (3/2/2007) pukul 12.00 WIB.Pada sebuah busway, terdapat engine control module (ECM) dan transmission control module (TCM). Letak kedua alat itu di bagian atas bus, namun alat sensornya berada di kolong bus.Sensor itu mendeteksi keberadaan busway, lalu datanya dikirim ke pusat kontrol yang terletak di Pinangranti. Ketinggian air yang bisa dilewati 50-70 cm air.Kalau di atas batas itu, sensor tak berfungsi karena tertutup air. Pool Pinangranti pun tidak bisa mengatur perjalanan busway secara terpadu dan elektronik.Busway sendiri sempat beroperasi sebentar antara pukul 05.00 WIB sampai 07.00 WIB. Namun karena di Kampung Melayu dikabarkan masih ada banjir, operasi busway pun dihentikan. Apalagi penumpang pun sangat sedikit, tidak sampai 50 orang.Pantauan detikcom di Halte Kramatjati terpampang sebuah pengumuman yang tertempel di kaca kasir, 'Maaf, Sementara Loket Ditutup'.Ketika ditanya lebih jauh, seorang petugas halte mengatakan belum tahu sampai kapan operasi busway dihentikan. "Belum tahu sampai kapan. Bisa sampai sore atau sampai besok," ujar petugas tersebut.Karena tak melihat adanya busway berseliweran, pengendara umum pun menggunakan jalur busway. Apalagi di beberapa ruas Jalan Raya Bogor tersebut masih tergenang air, sehingga jalur busway yang lebih tinggi menjadi pilihan jalur berkendara.
(aba/sss)











































