Berkat Banjir Dapat Segerobak Barang Bekas & Spring Bed

Berkat Banjir Dapat Segerobak Barang Bekas & Spring Bed

- detikNews
Sabtu, 03 Feb 2007 11:32 WIB
Jakarta - Edi tersenyum puas. Pria 40-an tahun ini rumahnya terendam banjir hingga atap. Namun semangat mencari nafkah tak putus. Berjalan kaki 3 km pun ditempuhnya.Banjir di mana-mana di Jakarta tentunya menghambat aktivitas banyak warga ibukota. Kebanyakan memilih tetap berada di rumah.Tapi tidak demikian dengan Edi. Pagi-pagi benar dia berangkat dari rumahnya di Prumpung, Kelurahan Cipinang Besar, Jakarta Timur, Sabtu (3/2/2007).Sambil mendorong gerobak, dia berkeliling bersama-sama 4 temannya mencari barang-barang bekas yang terapung dibawa banjir."Daripada bengong aja mikirin banjir, mau dapat makan darimana, mending saya begini, nyari barang bekas untuk dijual," kata Edi yang sehari-hari mengamen di bus kota atau menggelar topeng monyet ini.Dia ditemui di Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan atau sekitar 3 km dari kediamannya.Perjuangannya tak sia-sia. Saat ditemui pukul 11.00 WIB, gerobaknya terlihat sudah penuh berisi botol beling, botol plastik, dan tembaga. Bahkan di atas gerobaknya ada satu kasur spring bed 120x200 cm.Dengan gesit Edi terjun ke banjir sedada di Kebon Baru yang dekat dengan Kali Ciliwung itu sambil membawa karung dan meraih barang-barang yang terapung. Sejumlah warga yang melihat aksi Edi hanya bisa terkagum-kagum."Barang satu gerobak dijual Rp 30 ribu, tergantung penampungnya sih. Nanti hasilnya dibagi 5 sama teman-teman saya," ucap pria yang sudah 8 tahun malang melintang di Jakarta ini dengan semangat.Dituturkan dia, istri dan anaknya menunggu di rumah untuk berjaga-jaga. "Tetangga-tetangga saya banyak yang cuma nunggu bantuan datang. Saya sih nggak bisa begitu, biar istri dan anak saya saja," ujarnya. (sss/aba)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads