Isolasi Banjir Mulai Terbuka, Pamulang Dilanda Kemacetan
Sabtu, 03 Feb 2007 10:07 WIB
Jakarta - Kawasan Pamulang, Tangerang, Banten, hingga Sabtu (3/2/2007) sudah mulai terbuka dari isolasi banjir. Namun lalu lintas sangat kusut. Macet memanjang hingga 1 kilometer.Dari pantauan detikcom di kawasan Pamulang pada pukul 10.00 WIB, luberan air masih mengalir deras dari situ (danau kecil) Pondok Benda. Luberan itu mengalir ke badan Jl Siliwangi Raya, yang menghubungkan Pamulang - Puspitek Serpong.Ketinggian luberan air tinggal 30 Cm, sehingga seluruh jenis kendaraan sudah bisa melintas. Namun, seluruh kendaraan harus berjalan berlahan-lahan. Orang masih ingin melihat air di Situ Pondok Benda. Ketinggian air di Situ Pondok Benda lebih tinggi sekitar satu meter dibanding badan jalan.Ditambah tidak disiplinnya para pengendara, jadilah kesemrawutan. Antrean kendaraan baik dari arah Pamulang maupun dari arah sebaliknya, Puspitek Serpong, mencapai lebih dari 1 kilometer. Dari arah Pamulang, antrean kendaraan sampai berada di depan kompleks perumahan Griya Jakarta. Empat atau lima polisi dari Polsek Pamulang mencoba mengurai kekusutan lalu lintas.Jalur Pamulang - Pondok Cabe sudah juga terbuka kembali. Genangan air di depan kompleks Bukit Pamulang Indah (BPI) sudah surut sama sekali. Demikian juga genangan air di depan Universitas Terbuka Pondok Cabe.Satu-satu jalur menuju Pamulang yang masih ditutup untuk umum, adalah jalur Ciputat - Pamulang yang melalui Jl Pajajaran, atau dikenal dengan jalur Pacuan Kuda. Luberan air dari Situ Sasaktinggi masih sangat derass arusnya.Semua kendaraan termasuk motor pun tidak diperbolehkan melintas di jalur itu. Kerumunan orang melihat luberan Situ Sasaktinggi sangat banyak.
(ana/asy)











































