Sepatu Hanyut, Korban Banjir Bingung ke Sekolah

Sepatu Hanyut, Korban Banjir Bingung ke Sekolah

- detikNews
Sabtu, 03 Feb 2007 09:55 WIB
Jakarta - Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Itulah nasib korban banjir. Tidur di alam terbuka, berdingin-dingin. Eh, sepatu dan peralatan sekolah hanyut pula dibawa banjir."Sepatu anak saya hanyut. Peralatan lainnya belum tahu," keluh korban banjir yang mengungsi di GOR Makasar, Jakarta Timur, Warni (40), kepada detikcom, Sabtu (3/2/2007) pukul 09.15 WIB.Warni merupakan satu dari 100-an warga RW 5 Kelurahan Makasar, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur yang mengungsi ke GOR akibat banjir. Sampai Sabtu ini, rumah-rumah mereka masih terendam air.Selain Warni, detikcom juga menemukan beberapa remaja usia sekolah yang ikut mengungsi. Salah satunya bernama Indah lestari. Seragam Indah dipastikan basah, sepatunya hanyut, dan buku-buku sekolah hancur karena air."Saya sudah 2 hari ini tidak bisa masuk sekolah. Takut ketinggalan juga sih. Di pengungsian jadi tidak bisa belajar," curhat siswa kelas I SMP Uswatun Hasanah, Pinangranti, Jakarta Timur itu.Kelurahan Makasar merupakan salah satu titik banjir yang tergolong parah. Berdekatan langsung dengan Kali Cipinang, membuat ratusan rumah di 5 RT di RW 5 Kelurahan Makasar ditelan banjir hingga mencapai atap.Akses ke lokasi banjir masih sulit. Walau sudah surut dibandingkan Jumat kemarin, namun sebagian besar warga belum kembali ke rumah. Mereka memilih mengungsi ke berbagai fasilitas umum di Kecamatan Makasar. (aba/sss)


Berita Terkait