Jebolnya Tanggul Dua Danau, Sulitkan Warga Pamulang

Jebolnya Tanggul Dua Danau, Sulitkan Warga Pamulang

- detikNews
Jumat, 02 Feb 2007 18:38 WIB
Jakarta - Warga yang tinggal di kawasan Pamulang, Tangerang, Banten, terkepung air akibatnya jebolnya tanggul dua situ (danau). Jalanan dari arah Puspitek Serpong diterpa air dari Danau Pamulang. Sedangkan dari arah Ciputat, jalanan dipenuhi luapan dari Danau Sasaktinggi.Sedangkan ruas jalan Setiabudi, dari arah Pondokcabe menuju Pamulang, jalanan di Kompleks Bukit Pamulang Indah, dipenuhi luberan air setinggi lutut. Jumat (2/2/2007) hingga pukul 18.30 WIB, kepungan air itu masih belum mereda.Warga yang tinggal di kompleks Perumahan Pamulang Permai I, Witanaharja, Vila Pamulang Mas, Griya Jakarta, yang tetap bekerja ke Jakarta, pada saat pulang harus mencari rute alternatif. Salah satu rute aman adalah melewat tol BSD."Selepas tol BSD, jangan lewat Pamulang Permai 2. Tapi lurus saja, melewati Serua, kemudian masuk ke jalan tembus Griya Jakarta," kata Wahyu Priyono, warga Pamulang Permai. "Itu rute yang paling lancar," imbuhnya.Di kompleks Vila Pamulang Mas, jalanan sudah reda dari luapan air. Vila Pamulang Mas terkena imbas derasnya arus air dari arah Pamulang Permai 1. Sedangkan luapan air di jalanan pas di depan kolam renang Kompleks Witanaharja, juga sudah mulai surut.Sejauh ini yang paling parah adalah banjir yang menimpa Bukit Pamulang Indah. Satu satunya yang masih aman dari banjir justru Kompleks Pamulang Permai I. Hanya saja, warga mulai mewaspadai, sebab, tempat penampungan air yang berada di belakang kompleks, tepatnya di belakang warga RT 3 Pamulang Permai I, sudah penuh."Jika hujan terjadi hujan semalaman lagi, bisa dipastikan air akan meluber ke perumahan," kata Ekoaji, warga setempat. Depan UT DiblokirSementara ruas jalan Pondokcabe, tepatnya persis di depan Universitas Terbuka (UT) sampai pukul 18.35 masih diblokir. Semua kendaraan tidak memungkinkan melewat jalur itu lantaran luapan air yang deras. (ana/asy)


Berita Terkait