Cipinang Melayu Tenggelam

Cipinang Melayu Tenggelam

- detikNews
Jumat, 02 Feb 2007 10:24 WIB
Jakarta - Kelurahan Cipinang Melayu RW IV, mulai dari RT 6 hingga 9 tenggelam. Rumah-rumah hanya terlihat atap, kecuali yang berlantai dua. Banjir kali ini dinilai yang terparah sejak 2002.Pengamatan detikcom, Jumat (2/2/2007) pukul 10.00 WIB, sebagian rumah-rumah terendam hanya terlihat atap rumahnya saja. Lokasi rumah-rumah yang tenggelam itu terletak di dekat Kampus Akademi Apariwisata Indoesia (Akpindo), Jalan Raya Kalimalang. Menurut warga, banjir terjadi karena luapan kali Sunter. Keluarahan Cipinang Melayu tersebut bak sungai. Banyak benda-benda rumah tangga seperti sofa, panci, kasur yang mengambang. Penduduk banyak yang tinggal di lantai 2. Sementara beberapa ada yang berenang dengan ban. Hujan sendiri masih deras mengguyur. Warga RT 1 RW IV, Freddy (46 tahun) menuturkan, rumahnya terendam sekitar 2 meter. "Sebenarnya banjirnya sudah kemarin pagi, tapi tidak terlalu parah, baru selutut," ujarnya. Menurut Freddy, banjir tahun lalu tidak separah kali ini. Banjir kali ini, kata dia, terparah sejak tahun 2002. Freddy mengaku tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya karena air naik terlalu cepat. Freddy yang begadang sejak semalam bersama warga lain memilih untuk tidak masuk kantor. Sementara Johny Saragih (41 tahun), warga RW 4 menambahkan, banjir parah terjadi sejak Jumat (2/2/2007) jam 2.30 dini hari. Saat ini bantuan berupa karet dari UNJ, Global Search Rescue sudah berdatangan. Warga mengungsi ke sekretariat RW dan rumah saudaranya yang tidak kebanjiran. Listrik dimatikan sejak jam 6 pagi. Saat ini sudah ada petugas Depsos yang mencatat mendata bantuan makanan. (qom/ddn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads