Hasil Investigasi: Kisruh Haji Tidak Mutlak Kesalahan Menag

Hasil Investigasi: Kisruh Haji Tidak Mutlak Kesalahan Menag

- detikNews
Kamis, 01 Feb 2007 15:41 WIB
Jakarta - Menteri Agama Maftuh Basyuni bisa bernafas lega. Tim investigasi dan evaluasi penyelenggaraan haji 1427 Hijriah menyimpulkan kisruh pengadaan katering haji tidak mutlak disebabkan keputusannya."Kadang kebijakan di tingkat atasan sudah bagus, tetapi pelaksanaannya di lapangan bisa salah," kata Ketua Tim KH Tholchah Hasan usai melaporkan hasil investigasi kepada Presiden SBY di kantor Presiden, Jakarta, Kamis (1/2/2007).Tim menemukan kebijakan dan aturan yang dirumuskan jajaran Depag dalam kasus penyelenggaran haji sebagian besar sudah tepat, termasuk keputusan tidak lagi menggunakan jasa Muasasah sebagai pemasok makanan bagi jamaah haji RI di Mina dan Arafah demi mendapatkan harga katering yang lebih pantas.Namun, keputusan itu menjadi bermasalah karena perusahaan Ana For Development yang ditunjuk sebagai pemenang tender ternyata tidak mempunyai pengalaman melayani jasa katering bagi jamaah haji yang jumlahnya mencapai 200 ribu orang.Satu-satunya pengalaman Ana dalam pelayanan katering dalam jumlah besar adalah menjadi pemasok untuk pasukan AS dalam perang Teluk."Tetapi kan katering untuk militer tentu berbeda dengan jamaah haji. Jadi memang ada yang perlu diperbaiki," ujarnya.Sayangnya dengan alasan tidak mempunyai kewenangan, Tholchah menolak mengungkap apa saja kebijakan Depag yang perlu diperbaiki dan pihak yang paling bertanggung jawab atas kisruh katering itu."Kewenangan kami adalah mengumpulkan data, bukan menyalahkan orang. Nanti Presiden yang menilai," kata mantan Menteri Agama ini. (aan/nrl)


Berita Terkait