1 Buronan Koruptor di AS Diindikasikan Segera Ditangkap
Kamis, 01 Feb 2007 14:56 WIB
Jakarta - Kerjasama dengan penegak hukum AS, yakni DEA dan FBI, sudah dilakukan Kapolri. Satu buronan koruptor di AS diindikasikan segera ditangkap Kejagung dan Polri. "Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada satu lagi yang tertangkap," kata Jaksa Agung Abdul Rahman Saleh alias Arman sambil langsung masuk mobil usai rakor polhukam di Kantor Menko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (1/2/2007).Setali tiga uang, Kapolri Jenderal Pol Sutanto juga enggan memberikan rincian mengenai sang buronan koruptor di AS yang dimaksud."Siapa yang diburu, jumlahnya, dan namanya, saya tidak hapal," kilahnya.Sutanto hanya mau menuturkan, pengejaran buronan koruptor dibahas dalam pertemuan antara dirinya dengan pihak DEA dan FBI di AS beberapa waktu lalu."Dalam pertemuan tersebut, Polri dan penegak hukum AS bekerja sama di bidang peningkatan kemampuan dan operasional, khususnya dalam menangani narkotika, kejahatan transnasional, dan koruptor," tuturnya.Ditegaskan Sutanto, pengejaran terhadap koruptor merupakan konsern Polri dan Kejagung, khususnya yang lari ke luar negeri, termasuk juga aset-asetnya.Sebelumnya Arman mengatakan, Kejagung dan Polri akan mengintensifkan pengejaran terhadap buronan koruptor di luar negeri."Kapolri tadi bicara soal buronan koruptor. Jadi ini penegasan bahwa buronan koruptor bukan hanya buronan Kejagung saja. Jadi kita akan intensifkan pengejaran," katanya.
(sss/umi)











































