Warga Tanggulangin Tuntut Kejelasan Ganti Rugi dari Lapindo
Kamis, 01 Feb 2007 14:26 WIB
Sidoarjo -
Ratusan warga Perum Tanggulangin Anggun Sejahtera korban lumpur panas mendatangi Gedung DPRD Sidoarjo, Jawa Timur. Mereka menuntut Lapindo Brantas Inc segera memberikan ganti rugi.Aksi para warga ini dilakukan karena sampai saat ini belum ada kejelasan mengenai jumlah ganti rugi yang akan mereka terima. Padahal beberapa waktu lalu, DPRD Sidoarjo pernah berjanji akan memertemukan mereka dengan pihak Lapindo."Kami ingin bertemu langsung dengan pemilik Lapindo, bukan perwakilan. Sebab belum tentu perwakilan itu bisa menentukan jumlah ganti rugi yang kami inginkan," kata Hendrik, salah satu warga Perum Tanggulangin.Hendrik menjelaskan, warga Perum Tanggulangin Anggun Sejahtera menuntut jumlah ganti rugi yang sama dengan jumlah yang diterima 4 warga desa korban lumpur lainnya. Untuk harga tanah per meternya Rp 1 juta dan untuk bangunan Rp 1,2 juta per meter.Hendrik menambahkan, terkait masalah ganti rugi ini, warga sudah tidak percaya lagi terhadap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Sebab sampai saat ini tidak satu pun dari keduanya yang memberikan kejelasan mengenai masalah ini. "Bahkan Presiden pun bahkan sudah dikendalikan. Karena sampai saat ini tidak ada penjelasan mengenai ganti rugi ini kepada kami," tukas Hendrik.Sampai pukul 14.00 WIB, massa yang terdiri dari pria dan wanita ini masih bertahan di depan Gedung DPRD Sidoarjo. Mereka terlihat duduk-duduk menunggu perwakilan mereka yang diterima anggota dewan. Aksi ini mendapat pengawalan puluhan polisi dari Polres Sidoarjo.Para juga tampak menggelar berbagai spanduk dan poster yang terbuat dari kain dan kerta. Spanduk dan poster itu antara lain bertuliskan "Jangan Biarkan Kami Terlantar", serta "Hidup Kami Terlunta-lunta Gara-gara Lumpur Lapindo".
(djo/nrl)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
