3 Daerah KLB, Pasien DBD di Jabar 2764 Orang
Kamis, 01 Feb 2007 13:04 WIB
Bandung - Jumlah penderita Demam Berdarah Dangue (DBD) di Jawa Barat (Jabar) terus meningkat. Hingga Kamis, pukul 09.00 WIB, jumlah penderita DBD tercatat 2.764 orang. Sementara di 3 wilayah, yaitu Kota Bandung, Cimahi, dan Kabupaten Bogor, serangan DBD sudah dinyatakan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB). Namun untuk keseluruhan wilayah Jabar masih belum masuk KLB karena jumlah pasien Januari tahun ini masih sedikit dibandingkan tahun lalu.Status Kejadian Luar Biasa (KLB) baru bisa disandang apabila jumlah kasus tahun ini meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Pada periode Januari tahun 2006, jumlah kasus DBD di Jabar mencapai 3.255 dengan kematian sebanyak 27 kasus atau Case Fatality Rate (CFR) sekitar 0,83 persen.Untuk jumlah kasus, periode yang sama tahun ini jauh berkurang yaitu 2.764 kasus. Namun untuk jumlah kematian melonjak tajam yaitu mencapai 55 kasus kematian. Sehingga CFR bulan Januari tahun ini mencapai angka 1,98 persen. Khusus untuk tiga wilayah yaitu Kota Bandung, Cimahi, dan Kab Bogor, jumlah kasus DBD Januari tahun ini meningkat cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.Jika Januari tahun lalu, jumlah kasus di Bandung hanya 242 kasus dengan satu kematian. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Jabar pada Kamis (1/2/2007) pukul 09.00 WIB, jumlah kasus mencapai 508 dengan tiga kematian.Untuk Cimahi jumlah kasus 285 dengan dua kematian, naik dibandingkan tahun lalu yang hanya 148 kasus dengan satu kematian. Sementara itu, jumlah pasien DBD di Kab Bogor Januari tahun ini mencapai 426 dengan 13 kematian. Padahal tahun lalu, jumlahnya di bawah angka 100 kasus."Dengan adanya kenaikan jumlah kasus di Kota Bandung, maka kami nyatakan kasus DBD tahun ini KLB. Semua dana dan tenaga akan diprioritaskan pada kasus ini," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Gunadi Sukma Bhinekas kepada detikcom melalui telepon.Menurutnya, Jumat (2/2/2007), pihaknya akan mengumpulkan seluruh lurah dan camat di Bandung untuk sosialisasi penanggulangan wabah DBD. "Kami akan lakukan penyemprotan secara bertahap di seluruh wilayah Bandung. Kita benar-benar harus bekerja keras," katanya.Selain tiga wilayah yang dinyakan KLB tersebut, beberapa wilayah di Jabar juga mempunyai kasus DBD cukup tinggi pada Januari ini, yaitu Kabupaten Bandung 336 kasus, Indramayu 216 kasus dengan 19 kematian, Kota Bogor 173 kasus, dan Kabupaten Purwakarta 117 kasus.
(ern/djo)











































