Buronan Kakap Poso Basri Dibekuk
Kamis, 01 Feb 2007 12:43 WIB
Poso - Pengejaran polisi terhadap buronan Poso kembali membuahkan hasil. Selain menembak Ardin alias Rojak, buronan kelas kakapnya yaknsi Basri, dibekuk.Basri yang badannya banyak dihiasi tato ini diduga kuat sebagai pimpinan kelompok bersenjata di Poso.Basri dibekuk bersamaan dengan Ardin sekitar pukul 09.45 Wita dalam sebuah operasi penyisiran di Kelurahan Kayamanya, Poso Kota, Kamis (1/2/2007).Dalam catatan kepolisian, Basri diduga kuat terlibat dalam serangkaian aksi kekerasan bersenjata, seperti pelontaran granat di belakang LP Poso pada 31 September 2006, peledakan bom senter yang menewaskan seorang staf KPUD di Kawua pada September 2006.Bahkan Basri juga pernah melakukan aksi penembakan terhadap Kapolres Poso AKBP Rudi Sufahriadi dan Budiyantu, salah seorang saksi dalam kasus kekerasan di Poso.Sedangkan Ardin sempat melakukan perlawanan saat dibekuk. AKhirnya dia dilumpuhkan polisi dengan sejumlah tembakan di dada, kaki serta tangan kanan dan kiri. (Sebelumnya Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bacrul Alam bahwa Ardin tertembak di perut dan betis).Dari Ardin, polisi menyita sepucuk pistol jenis revolver dan 20 butir peluru kaliber 38. Polisi juga menemukan dompet berisi tiga KTP, dua di antaranya atas nama Ardin dan Rojak."Ardin masuk daftar pencarian orang (DPO) dalam kasus penembakan Pendeta Susianti Tinulele di Palu dan 2 siswi SMEA Poso, Ivon Natalie dan Siti Nurain," kata Kapolres Poso AKBP Rudi Sufahriadi, di Mapolres Poso, Jl Pulau Sumatera, Poso, Sulawesi Tengah.Akibat penembakan itu, Ardin menderita luka yang cukup parah. Saat ini tersangka mendapat perawatan yang intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Poso.
(djo/sss)











































