Polri ke DPR Laporkan Poso

Polri ke DPR Laporkan Poso

- detikNews
Rabu, 31 Jan 2007 16:16 WIB
Jakarta - Wakapolri Irjen Pol Makbul Padmanegara bertemu dengan Tim Pemantau Poso DPR guna melaporkan peristiwa pencarian buron dan penemuan senjata di Poso, Sulawesi Tengah.Makbul diterima Ketua Tim Pemantau Poso DPR RK Sembiring di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (31/1/2007). Pertemuan yang digelar pukul 11.00 WIB hingga pukul 14.30 WIB berlangsung tertutup.Usai pertemuan, Makbul mengatakan, belum ada batas waktu penyerahan senjata di Poso. "Bisa saja dari 29 DPO yang namanya tercantum, bisa bertambah lagi sesuai perkembangan kondisi di sana," ujarnya.Menurut dia, dari hasil penelitian ada 3 buah senjata yang ditemukan dan diidentifikasi berasal dari gudang-gudang senjata Brimob di Poso, yang pada waktu kerusuhan itu dibongkar, dibakar kemudian dijarah."Kalau jenis senjata yang jelas sejenis senjata TNI/Polri. Ya senjata yang biasa digunakan TNI/Polrilah," ujarnya.Makbul menegaskan, Polri selalu mengedepankan tindakan persuasif dengan mengajak tokoh ulama yang ada di sana sebagaimana kesepakatan dalam pertemuan di Palu.Lebih lanjut, Makbul mengatakan, DPO yang tertangkap ada 5 orang. 3 Orang dari DPO, 2 orang tidak masuk list DPO. 1 Dari 5 orang itu meninggal dunia.Bagaimana mengenai insiden 22 Januari yang dikabarkan ada penembakan tentang perempuan dan anak?"Tanggal 22 Januari tidak ada namanya anak-anak dan perempuan yang tertembak. Itu operasi yang terarah dan terukur, tidak membabi buta. Kalau pun ada yang tertembak itu merupakan upaya kita menegakkan hukum. Jadi di tempat kejadian pada saat itu tidak ada masyarakat di luar kelompok bersenjata," beber dia.Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Pemantau Poso DPR RK Sembiring mengatakan tidak memiliki keraguan terhadap laporan dari Polri.Namun demikian, kata Sembiring, pernyataan Polri perlu diklarifikasi kebenarannya. (aan/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads