Banjir Rendam Marunda, Angin Terbangkan Atap Rumah
Rabu, 31 Jan 2007 14:22 WIB
Jakarta - Puluhan rumah di Pantai Marunda, Jakarta Utara, terendam banjir akibat laut pasang. Angin kencang bahkan menerbangkan atap sejumlah rumah yang terbuat dari asbes.Banjir terjadi Rabu (31/1/2007) sejak pukul 07.00 WIB. Air memasuki rumah warga setinggi betis padahal kebanyakan adalah rumah panggung setinggi 50 cm. Warga kesulitan memindahkan barang karena jalanan ikut terendam air.Asmanah (39), warga RT 03/07 Kelurahan Marunda, mengakui banjir ini terjadi setiap tahun. Namun tetap saja dia takut rumahnya terendam, terseret arus ataupun terbawa angin kencang."Pinginnya pindah atau meninggikan rumah, tapi belum ada uang. Bertahan dululah," ujarnya.Akibat banjir pasang ini, aktivitas para peternak kerang terhambat. Mereka biasa memanen kerang dari bambu yang dipancangkan 30 meter dari pantai. Namun kini aktivitas itu berhenti."Kalau sudah banjir kita cuma bisa menunggu Mas, sampai surut lagi," ujar Tiyah (30).Pemukiman di RW 07 Kelurahan Marunda adalah pemukiman padat dengan bangunan semi permanen berupa panggung setinggi 50 cm dan menjorok ke laut sejauh sekitar 50 meter. Setiap rumah biasanya dihubungkan dengan jembatan kayu kecil.
(fay/nrl)











































