Pedagang Minta Pembangunan Blok M Square Distop

Pedagang Minta Pembangunan Blok M Square Distop

- detikNews
Rabu, 31 Jan 2007 13:38 WIB
Jakarta - Pedagang pasar tradisional Blok M menuntut dihentikannya pembangunan Blok M Square yang menempati Pasar Melawai yang terbakar pada Agustus 2005 lalu. Mereka menilai telah terjadi kecurangan dalam tender pembangunan sehingga terjadinya penggelembungan harga kios.Tuntutan ini disampaikan para pedagang dalam jumpa pers bersama Koalisi Pembela Pedagang Pasar Blok M di Kantor LBH Jakarta, Jalan Mendut, Jakarta, Rabu (31/1/2007)."Kami ingin ada jalan keluar atas nasib para pedagang. Saat ini mereka resah dan tidak mampu atas harga yang dtetapkan sepihak oleh pengembang dan PD Pasar Jaya," kata Ketua Asosiasi Pedagang Blok M (APBM) Sujianto dalam keterangan persnya.Menurutnya, pedagang tradisional yang telah lama menempati areal sekitar Blok M yakni Aldiron, Gedung PD Pasar Jaya I dan II meminta harga yang wajar untuk pembelian kios di pasar yang akan dibangun menjadi Blok M Square itu. "Kami minta agar ada tender ulang, agar bisa diketahui berapa harga yang wajar," ujarnya.Hal yang sama diungkapkan Wakil Sekretaris APBM Irfan Melayu. Menurutnya, biang keladi yang menyebabkan protes para pedagang adalah soal penunjukan tanpa tender oleh PD Pasar Jaya kepada pengembang PT Melawai Jaya Realty. Selain itu, penentuan harga kios secara sepihak dan penempatan pedagang yang tidak sesuai janji pengembang. Sebelumnya mereka dijanjikan akan ditempatkan di lantai dasar. Namun setelah desainnya selesai mereka ditempatkan di lantai ground yang memiliki kedalaman 5 meter di bawah tanah. Sementara harganya dipatok Rp 32,5 juta hingga Rp 60 juta per kios. "Kami diminta membayar uang muka sebesar 30 persen," ujarnya.Direktur LBH Jakarta Asvinawati mengatakan, ada upaya sistematis untuk menyingkirkan dan memiskinkan para pedagang tradisional di Jakarta. "Pemda DKI dan PD Pasar Jaya lebih mementingkan pedagang retail besar atau asing," kritik Asvinawati. (mar/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads