Penggusuran Pasar Gaplok di Pinggir Rel KA Tanpa Perlawanan

Penggusuran Pasar Gaplok di Pinggir Rel KA Tanpa Perlawanan

- detikNews
Rabu, 31 Jan 2007 09:32 WIB
Jakarta - Ratusan warga dan pedagang yang tinggal di Pasar Gaplok, Senen, Jakarta Pusat, dengan sukarela membongkar gubuk dan lapak yang mereka tempati. Kawasan ini rencananya segera digusur. Namun, sampai saat ini belum ada tanda-tanda perlawanan.Kawasan Pasar Gaplok hanya berjarak 30 cm hingga 50 cm dari rel kereta api. Daerah ini membentang sepanjang 400 meter di pinggir rel kereta api di Stasiun Senen. Para pedangang juga dengan tenang menjajakan barang dagangannya di pinggir rel tersebut. Padahal kecepatan kereta bisa mencapai 50 km/jam."Kami sudah hapal jadwal kerta jadi kalau jam-jam tertentu kami langsung minggir," kata Saunah, warga yang telah tinggal 10 tahun di pinggir rel itu, Rabu (31/1/2006) pukul 09.00 WIB.Saunah mengaku terpaksa pindah dan mengontrak rumah di daerah Tanah Tinggi, Senen, Jakarta Pusat. Saat ini ia masih sibuk membongkar gubuk tripeknya dan mengambil barang-barang yang masih bisa digunakan."Ya agak mahal sih Rp 250.000 per bulannya, tapi masih bisa nabung lah nabung biaya sekolah anak," katanya sambil memegang anaknya yang masih kelas 1 SD.Sementara itu menurut Warsini (45), pedagang sayur asal Brebes, para pedagang masih diperbolehkan berdagang asal tidak membuat lapak permanen di tempat-temapat itu.Menurut pemantauan detikcom tidak terlihat adanya tanda-tanda perlawanan dari warga sekitar. Tidak ada blokade atau gerombolan warga yang mencoba menghalang-halangi penggusuran itu. Sementara itu petugas Satpol PP yang rencananya akan melakukan pengusuran sampai saat ini belum nampak batang hidungnya. (nal/nrl)


Berita Terkait