Ba'asyir Akan Klarifikasi ke Ja'far Umar Thalib

Ba'asyir Akan Klarifikasi ke Ja'far Umar Thalib

- detikNews
Rabu, 31 Jan 2007 04:00 WIB
Solo - Abu Bakar Ba'asyir akan melakukan tabayun atau klarifikasi kepada mantan Panglima Laskar Jihad, Ja'far Umar Thalib. Klarifikasi itu perlu dilakukan sehubungan pernyataan Ja'far di sejumlah media massa di berbagai kesempatan yang dinilai memojokkan Ba'asyir dan Majelis Mujahidin Indonesia (MMI)."Ustad Abu Bakar Ba'asyir merasa perlu dalam waktu secepatnya untuk bertemu melakukan tabayun dengan Ustad Ja'far Umar Thalib sehubungan pernyataan-pernyataanya di media massa mengenai Ustadz Abu dan MMI terkait kasus Poso yang kembali memanas akhir-akhir ini." Hal tersebut disampaikan penasihat hukum pribadi Ba'asyir, Mahendradatta, kepada wartawan di sela-sela menjadi salah satu narasumber dalam dialog bertema 'Poso Berdarah lagi, Mengapa' yang diselenggarakan di Kantor Pusat Majelis Tafsir Al Qur'an (MTA) Solo, Selasa (30/1/2007) malam. Menurut Mahendra, klarifikasi itu perlu untuk dilakukan karena keduanya merupakan ulama panutan umat. Dengan klarifikasi langsung kepada pembuat peryataan, dalam hal ini Ja'far Umar Thalib, diharapkan semua silang pendapat yang terjadi akan dapat dinetralkan. Selama proses tersebut, lanjut Mahendra, Ba'asyir tidak akan memberikan pernyataan atau penilaian apapun atas pernyataan Ja'far Umar Thalib, meskipun hal tersebut berpotensi merugikan kredibilitas pribadi Ba'asyir. "Ibaratnya orang yang bertepuk tangan, jika sebelah tangan tidak menyambut maka tidak akan ada bunyi tepukan. Sebab kalau terjadi tepuk tangan itu maka akan terjadi perang peryataan dua ulama, dan justru akan mengalihkan perhatian publik dari persoalan sebenarnya yang terjadi di Poso," paparnya. Mahendra enggan memberikan penilaian mengenai pernyataan Ja'far Umar Thalib yang menyudutkan posisi Ba'asyir tersebut. Mahendra berkali-kali mengelak memberikan komentar dengan hanya mengatakan,"Wallahuallam. Saya juga perlu menjaga sikap karena beliau berdua adalah klien saya." (mbr/nvt)



Berita Terkait