Setiap Hari, Seribuan Orang Irak Kosongkan Rumah

Setiap Hari, Seribuan Orang Irak Kosongkan Rumah

- detikNews
Rabu, 31 Jan 2007 03:46 WIB
Baghdad - Takut dan khawatir. Itulah yang dirasakan penduduk Irak, lantaran kekerasan dan tindak kriminal berkepanjangan. Setiap hari, lebih dari 1.000 orang meninggalkan rumahnya.Itulah data yang dikeluarkan Organisasi Migrasi Internasional (IOM), seperti dikutip AFP, Selasa (30/1/2007). IOM adalah organisasi yang berkedudukan di Jenewa, Swiss.Sebelum penyerangan atas Syiah di Samarra, Irak, pada Februari tahun lalu, tercatat ada 1,2 juta warga Irak yang kehilangan tempat tinggal. Sejak itu, sekitar 360.000 orang mengungsi untuk menghindari aksi kekerasan. Mereka pun banyak yang berniat meninggalkan Irak.Pada 2006, IOM mengirim penelitinya di 15 provinsi di Irak untuk meneliti berpindahnya penduduk dan mengevaluasi keadaan pengungsi. Diketahui pengungsi meninggalkan komunitas campuran untuk membentuk komunitas yang lebih homogen. Hal ini menandai adanya polarisasi di Negeri 1001 Malam itu.Ketika pengungsi ditanya tentang keperluan yang paling dibutuhkan, 80 persen menjawab tempat berlindung dan 71 persen menjawab makanan. Sedangkan 68 persen orang menginginkan pekerjaan.Karena itu, seorang peneliti IOM Dana Graber mengatakan para pengungsi berada dalam keadaan yang mengerikan. Jumlah janda pun meningkat.IOM berusaha membantu para pengungsi dengan memonitor orang-orang yang kehilangan tempat tinggal, dan mengupayakan pertemuan kembali dengan keluarga yang terpisah. Tiap tahunnya, organisasi ini membutuhkan setidaknya US$ 50 juta, namun pada 2006 hanya menerima US$ 4 juta. Dana yang diterima pada 2007 diperkirakan akan lebih kecil.UNHCR, badan PBB yang mengurusi pengungsi, memperkirakan 2 juta orang telah mengungsi karena kekerasan. Kebanyakan dari mereka melirik Yordania dan Siria sebagai tempat bermukim. (nvt/nvt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads