Data Penduduk Amburadul, Pilkada DKI Terancam
Selasa, 30 Jan 2007 23:34 WIB
Jakarta - Data penduduk DKI Jakarta dinilai masih amburadul. Keamburadulan dalam memutakhirkan data tersebut bisa mengancam pelaksanaan Pilkada DKI yang bakal digelar pada tahun ini."Padahal sudah ada perpanjangan waktu hingga 31 Januari, namun di beberapa tempat masih belum ada sosialisasi daftar tersebut pada warga" kata Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Rois Hadayana Syaugie dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (30/1/2007).Amburadulnya data ini tak lepas dari kinerja Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Sebab dinas inilah yang bertugas memutakhirkan data warga DKI selama 10-24 Januari, untuk kepentingan Pilkada DKI.Rois khawatir, akibat kinerja Disdukcapil yang kurang baik maka akan banyak warga Jakarta yang belum terdaftar. Dampaknya sehingga kehilangan hak pilih dalam pilkada. PKS pun berniat untuk terus mendesak Disdukcapil untuk melakukan pembenahan."Pilkada DKI bisa dianggap cacat, jika jumlah warga yang kehilangan hak pilih cukup signifikan. Seharusnya Disdukcapil secara terbuka mengsosialisasikan daftar sementara, dan memberikan kesempatan untuk masyarakat baik melalui RT/RW untuk ikut memberi masukan," tutur pria yang juga anggota Komisi A DPRD DKI ini.
(nvt/nal)











































