KH Thoyfoer Meninggal di Atas Pangkuan Putranya
Selasa, 30 Jan 2007 22:26 WIB
Jakarta - Ketua DPW PPP Jawa Tengah KH Ahmad Thoyfoer meninggal dunia Selasa (30/1/2007) pukul 19.20 WIB, menjelang pembukaan muktamar VI PPP. Thoyfoer meninggal dunia dalam perjalanan menuju RS Port Medical Canter, Tanjung Priok, Jakarta di atas pangkuan anaknya, Arwani. "Beliau terkena serangan jantung koroner dan wafat di atas pangkuan putranya," kata anggota DPR dari PPP Lukman Hakim Saifuddin dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Selasa (30/1/2007). Lukman Hakim berada satu mobil dengan Arwani saat mengantar Thoyfoer menuju RS. Dalam satu mobil itu juga terdapat anggota DPR dari PPP Ahmad Muqowwam. Menurut Lukman Hakim, sekitar pukul 17.30 WIB, Thoyfoer merasakan sakit sesak saat berada di Putri Duyung Cottage. Lantas, Thoyfoer meminta dicarikan obat gosok cap 'Kapak'. "Biasanya beliau digosok pakai obat minyak angin itu sembuh. Tapi, ini kok gak ada perkembangan," tutur Lukman. Sekitar pukul 18.45 WIB, rasa sakit Thoyfoer semakin parah dan akhirnya diputuskan dibawa ke RS. "Tapi, saat itu di Putri Duyung tidak ada ambulans, sehingga beliau dibawa dulu ke Mercure Hotel. Kebetulan di Mercure Hotel ada ambulans," kata Lukman. Ambulans itu kemudian meluncur menuju RS Port Medical Center. Tapi, dalam perjalanan, Thoyfoer meninggal dunia. Dalam perjalanan di ambulans, Thoefoer masih berbincang-bincang dengan Lukman Hakim. "Pokoknya muktamar sukses dan berhasil. Kamu ikut saja acara pembukaan, tinggalkan saya," begitu kalimat terakhir Thoyfoer kepada Lukman. Pada pukul 22.00 WIB, jenazah Thoyfoer sudah dibawa ambulans dari RS Port Medical Center menuju Bandara Soekarno-Hatta. Jenazah akan dibawa ke Surabaya dengan pesawat Lion Air sekitar pukul 23.00 WIB. Dari Surabaya, jenazah akan dibawa ke Lasem melalui perjalanan darat. Thoyfoer akan dimakamkan di Lasem pukul 13.00 WIB.
(asy/bdi)











































