Lagi, Polri Temukan Senpi di Poso
Selasa, 30 Jan 2007 18:29 WIB
Jakarta - Penyisiran senjata api (senpi) kembali dilakukan Polri di Poso, Sulteng. Upaya itu membuahkan hasil. Sejumlah senpi kembali ditemukan.Senpi ditemukan saat polisi menyisir lokasi sekitar PDAM Gebangrejo. Di sana ditemukan 1 senpi rakitan laras pendek dan 33 amunisi kaliber 38. Saat menyisir Jalan Cenderawasih, ditemukan 321 amunisi kaliber 7,62 dan 1 senpi rakitan laras panjang."Kita juga menemukan 2 bom rakitan, 32 amunisi kaliber 78, dan 1 senpi laras pendek organik Walter," kata Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Anton Bachrul Alam dalam pesan pendeknya kepada wartawan, Selasa (30/1/2007). Maklum, saat ini Anton tengah berada di Palu, Sulteng.Selasa ini, polisi juga menggelar rekonstruksi kasus bom Maesa yang terjadi di Pasar Babi pada 31 Desember 2005 yang mengakibatkan 8 orang tewas, 6 luka berat, dan 57 luka ringan."Rekonstruksi berjalan lancar, meski ada masyarakat yang sempat hendak memukul tersangka Abdul Muis," imbuh Anton.Rekonstruksi dilakukan di 8 TKP, antara lain di Jalan Anoa Palu yakni tempat untuk merakit bom, Pasar Masomba tempat tersangka Abdul Muis memasukkan bom ke dalam plastik, Jalan Tanjung Harapan, Jalan Kartini, depan Supermarket Palu, dan Pasar Babi.Anton menambahkan, tersangka Abdul Muis mengaku sebagai anggota Jamaah Islamiyah dan juga Ketua Asykari Watdah, Palu. "Dia pernah dibaiat oleh Mustofa atau Abu Tholut yang sekarang ditahan di LP Cipinang," lanjutnya.Selain itu, Abdul Muis juga pernah dibaiat oleh Firmansyah yang sekarang ditahan di LP Petobo Palu. "Sekarang kita masih mendalami keterangan dia," tandas Anton.
(nvt/nrl)











































