Hanya 3 Daerah di Jateng yang Bebas Flu Burung
Selasa, 30 Jan 2007 17:27 WIB
Semarang - Penyakit flu burung terus menyebar. Berdasarkan laporan yang masuk ke Pemprov Jawa Tengah (Jateng), dari 35 daerah hanya 3 daerah yang dinyatakan bebas dari virus H5N1 yang menyebabkan flu burung."Di 32 daerah di Jateng, unggas dinyatakan positif dan ada warga yang masuk ke RS dengan dugaan terjangkit flu burung," kata Asisten Biro Kesra Pemprov Jateng, Budi Prayitno usai koordinasi di Kantor Gubernur, Jl Pahlawan Semarang, Selasa (30/1/2007).Tiga daerah yang unggas maupun warganya dinyatakan bebas dari flu burung adalah Batang, Blora, dan Rembang. Hebatnya, tiga daerah ini bebas dari penyakit mematikan itu selama tiga tahun berturut-turut, yakni mulai tahun 2004 hingga 2006.Virus H5N1 menyebar secara cepat. Meski di Jateng sudah ada pos pengawasan unggas di beberapa daerah perbatasan, lalu lintas unggas masih sulit dikontrol. Pasalnya, jumlah unggas yang dikomersialkan sangat banyak.Sementara Kepala Dinas Kesehatan Jateng Budihardja menyebutkan, pihaknya telah mengantongi 16 ribu tamiflu. Obat itu disebar di Puskesmas dan RS. Tujuannya, agar pasien dengan dugaan flu burung bisa cepat teratasi.Budihardja berharap pemerintah segera menyiapkan laboratorium khusus pemeriksaan virus H5N1 di daerah. Pasalnya, jika pemeriksaan dilakukan di Litbang Depkes Jakarta, maka hasilnya baru bisa diperoleh beberapa hari kemudian."Kalau laboratoriumnya di daerah, pemeriksaan bisa dilakukan dengan cepat. Kita juga perlu alat pemantau pasien gagal napas. Karena hal itu bisa membantu memberi peluang hidup pasien," katanya.Berdasarkan data di beberapa RS di Jateng, awal tahun ini tercatat sebanyak 8 orang pasien suspect flu burung. Lima pasien sempat dirawat di Kariadi Semarang, dan tiga di RS Moewardi Solo. Seorang pasien berinisial S (47), warga Blerong, Demak, meninggal pertengahan Januari ini.
(try/djo)











































