Endin Sambut Wacana Koalisi Hadang Suryadharma Ali

Endin Sambut Wacana Koalisi Hadang Suryadharma Ali

- detikNews
Selasa, 30 Jan 2007 15:53 WIB
Jakarta - Mengklaim didukung 594 suara dari 1.181 suara yang diperebutkan, Endin AJ Soefihara percaya diri untuk maju menjadi calon ketua umum PPP. Dia menyambut baik kandidat lain yang menginginkan koalisi untuk menghadang laju Suryadharma Ali. "Silakan, itu hak masing-masing cabang untuk menentukan, karena mereka punya hak yang tidak bisa diganggu gugat," kata Endin kepada wartawan saat mendeklarasikan dirinya sebagai calon ketua umum PPP di Restoran Bandar Jakarta, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (30/1/2007). Saat itu, Endin ditanya mengenai kemungkinan koalisi bersama dari kandidat lain untuk menghadang Suryadharma Ali. Pertanyaan ini diajukan wartawan, terkait dengan isu bahwa sejumlah DPC atau DPW yang selama ini bergabung dengan Suryadharma Ali berbalik arah mendukung calon yang lain. Mereka dikabarkan hengkang karena menilai majunya Suryadharma Ali akibat adanya intervensi dari 'Medan Merdeka Selatan'. Endin mengaku tak mempermasalah wacana koalisi untuk menjadi orang nomor satu di PPP. "Tidak tertutup kemungkinan akan terjadi penggabungan sesama calon. Saya akan melakukan kemungkinan itu," kata Endin yang saat ini menjabat Ketua FPPP DPR. Maksudnya, apakah Anda akan memberikan perolehan suara Anda kepada calon lain? "Bukan. Kita yang maju dong," kata Endin yang disambut meriah para pendukungnya. Endin mengimbau muktamirin untuk tetap memegang hati nurani dalam pemilihan ketua. "Besarnya partai akan ditentukan figur yang jujur dan tidak memperjualbelikan suara," ujar Endin. Tantang Tidak Lakukan Money Politics Pada kesempatan itu, Endin juga menantang para kandidat lain untuk tidak melakukan money politics. Endin juga meminta kepada muktamirin dan wartawan untuk mencermati praktek kotor tersebut. "Money politics sangat tidak bermoral. Itu tidak hanya merusak dan menodai partai, tapi juga melenceng dari semangat PPP," tegas Endin yang menjabat sebagai Ketua Panitia Muktamar PPP VI. "Agar hasil muktamar dapat diterima oleh semua pihak, semua kandidat harus bertarung secara fair, sesuai dengan kaidah-kaidah dan prinsip-prinsip partai," sambung dia. (asy/ana)


Berita Terkait