1.181 Suara akan Diperebutkan dalam Muktamar PPP

1.181 Suara akan Diperebutkan dalam Muktamar PPP

- detikNews
Selasa, 30 Jan 2007 15:33 WIB
Jakarta - Masing-masing calon ketua umum PPP mengklaim mendapat dukungan suara lebih dari 50%. Tapi, berapa sih jumlah suara yang diperebutkan dalam muktamar PPP? Bila disetujui dalam sidang paripurna, akan ada 1.181 suara yang diperebutkan. Dalam draf yang disusun tim muktamar, jumlah total suara yang akan diperebutkan dalam pemilihan ketua umum sebesar 1.181. Jumlah ini berasal dari 882 suara dari 441 DPC dan 66 suara dari 33 DPW. Sisanya, 233 suara, merupakan suara insentif yang diberikan kepada DPC yang bisa menempatkan kadernya sebagai anggota DPRD per kelipatan empat."Jumlah totalnya 1.181 suara," kata Ketua Panitia Muktamar PPP VI Endin AJ Soefihara kepada wartawan di Restoran Bandar Jakarta, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (30/1/2007). Dua suara jatah dari masing-masing DPC dan DPW diwakilkan kepada ketua dan sekretaris. Sedangkan pemegang suara insentif ditetapkan oleh masing-masing DPC. Dalam pemilihan nanti, unsur DPP PPP tidak mempunyai hak suara, karena bertindak sebagai penyelenggara muktamar. Endin mengingatkan aturan ini masih tertulis dalam draf. "Isi draf ini nanti dibahas dan diputuskan dalam rapat paripurna. Jadi, perubahan aturan ini masih bisa terjadi," jelas Endin. Di dalam draf, juga dijelaskan tentang sistem pemilihan yang menggunakan sistem pemilihan langsung. "Kandidat yang mendapatkan suara terbanyak akan menjadi ketua umum DPP PPP. Namun demikian, suara-suara dari cabang akan tetap diakomodir, termasuk wacana kemenangan calon harus didukung 50% plus 1," ujar dia. Hingga saat ini, kata Endin, belum ada satu pun calon yang mendaftarkan diri sebagai calon ketua umum PPP meski sudah mendeklarasikan diri. Sesuai mekanisme yang diatur, pendaftaran calon baru dibuka menjelang pemilihan ketua. "Sekarang belum satu pun yang mendaftar. Nanti menjelang pemilihan, baru dibuka pendaftarannya," tambah Endin yang juga salah satu kandidat ketua umum PPP ini. (asy/nrl)


Berita Terkait