Mentan Sesalkan Kata 'Pemusnahan' Unggas

Mentan Sesalkan Kata 'Pemusnahan' Unggas

- detikNews
Selasa, 30 Jan 2007 15:20 WIB
Jakarta - Menteri Pertanian Anton Apriantono menyesalkan adanya pemakaian kata yang salah dalam penyampaian informasi flu burung. Kata yang salah itu adalah 'pemusnahan', yang dinilainya keliru."Kita sudah minta, sudah jelas-jelas. Kalimatnya 'memusnahkan unggas untuk unggas yang terjangkit virus flu burung'. Tapi malah terpotong, 'yang terjangkit' itu tidak tertulis. Itu kan salah. Seakan-akan semua unggas harus dimusnahkan," cetus Anton.Hal ini disampaikan dia saat acara 'Rembuk Nasional Peternak Ayam' di Menara Peninsula, Jalan S Parman, Slipi, Jakarta, Selasa (30/1/2007).Padahal, kata Anton, dalam Rakornas telah disepakati, intinya adalah penertiban. "Pemusnahan hanya salah satu upaya saja," katanya.Anton mengaku berkali-berkali berupaya meluruskannya, namun hal itu sepertinya tidak berarti. "Penjelasan saya begitu panjang lebar mestinya ditulis lengkap. Tapi seringkali hanya diambil sedikit saja, jadi kan gak bisa menjelaskan kepada masyarakat," ketusnya."Ini cuma satu kalimat, bagaimana bisa mengerti masyarakat," imbuhnya.Anton menyatakan, sebenarnya Indonesia bisa keluar dari masalah flu burung tanpa mengorbankan peternak.Ketua Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nusantara (GOPAN) Sri Hardiyanto meminta kepada aparat agar tidak berlaku sewenang-wenang dan asal sita. "Kordinasi harus baik, gubernur ke bawah agar tidak arogan. Jangan semua apapun disita," ujarnya.Sri meminta aparat melakukan penertiban sesuai dengan peraturan yang ada. "Bukan main sweeping dan mengobrak-abrik membabi buta kayak preman. Kita tak ingin pemerintah seperti preman," tuturnya."Saya khawatir semua orang kesulitan dapat ayam tapi penyakitnya tidak hilang," ucap Sri. (mar/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads