Jangan Biarkan Konflik Horizontal di Poso Jadi Vertikal
Selasa, 30 Jan 2007 15:10 WIB
Jakarta - Konflik yang terjadi di Poso, Sulawesi Tengah masih horizontal. Meski begitu, ada kemungkinan konflik itu berubah jadi vertikal."Apa ada pihak yang sengaja memelihara konflik dan mengambil keuantungan dari konflik yang terjadi. Jangan biarkan karena akan jadi konflik vertikal," kata Katua DPR Agung Laksono.Hal itu disampaikan Agung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/1/2007).Selain itu, politisi partai Golkar ini kembali menegaskan, tidak perlunya operasi militer di Poso setelah berbagai insiden yang terjadi. Selain itu, penarikan maupun penambahan pasukan juga tidak urgent dilakukan."Belum perlu. Kalau dilakukan operasi militer di Poso, dikhawatirkan akan terjadi ekses-ekses yang negatif," kata pria kelahiran Semarang 23 Maret 1949 ini.Agung mengatakan, kasus Poso tidak kunjung selesai karena aparat keamanan tidak bekerja secara optimal. Karena itu, dia meminta, seluruh elemen masyarakat yang terlibat Malino I dikumpulkan bersama elemen-elemen lain untuk membicarakan dalam mencari akar persoalan."Kalau berlarut-larut, berarti tidak semua elemen yang berkaitan dengan kasus ini berkumpul," ujar ayah 4 anak ini.
(ken/nrl)











































