Investigator KNKT ke Cirebon Selidiki KA Bengawan

Investigator KNKT ke Cirebon Selidiki KA Bengawan

- detikNews
Selasa, 30 Jan 2007 14:20 WIB
Jakarta - KNKT mengirimkan 6 investigatornya untuk menyelidiki KA Bengawan yang anjlok di Cirebon. Sebab meski tidak ada korban jiwa, kejadian itu membuat arus kereta terhambat hingga 12 jam."Sudah berangkat, timnya diketuai Adi Wicaksono," ungkap Ketua KNKT Setio Rahardjo di kantornya, Gedung Dephub, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (30/1/2007).Setio menuturkan, saat ini di lokasi sedang dilakukan evakuasi gerbong supaya relnya bisa terbuka.KNKT menilai sejauh ini rel Jakarta-Cirebon cukup bagus karena dibangun dengan sistem double track sejak dua tahun lalu."Katakan kalau relnya baik, maka investigasi akan difokuskan ke kondisi gerbong," tegas dua.Sementara itu, anggota investigator KNKT Koen Sardono yang dihubungi detikcom mengaku sudah hampir sampai ke lokasi. Menurut Koen, tim yang dikirim terdiri dari 6 orang. Selain dia ada juga Angga Dikarta, Budiharjo Trenggono, Kartomo, Edi Sunaryo, dan Atmadi. "KNKT turun karena rintang jalan 12 jam," kata dia.Menurut UU 13/1992 tentang perkeretaapian, investigator dari KNKT bisa turun jika ada syarat-syarat tertentu, seperti timbulnya korban jiwa dan rintang jalan yang lebih dari 6 jam.Sementara terkait anjloknya KA Bengawan ke Sungai Pager beberapa waktu lalu, Setio mengatakan, dari hasil penyelidikan KNKT, terdapat kelemahan pada roda KA Bengawan. Namun kelemahannya sejauh apa, dia enggan menjelaskan karena masih dalam penyelidikan.Apakah itu kereta yang sama dengan yang anjlok di Cirebon? "Belum, belum tahu, karena KA Bengawan kan ada tiga rangkaian," katanya. (umi/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads