Waria Diperdaya Teman Kencan, Motor dan Duit Raib
Selasa, 30 Jan 2007 12:53 WIB
Jakarta - Sial benar nasib waria yang satu ini. Sepeda motor dan uang Rp 500 ribu raib dibawa lari teman kencannya.Amrullah yang juga punya 'nama cantik' Eka (33), sehari-hari bekerja di salon. Belakangan ini dia dekat dengan seorang laki-laki muda bernama Didit Saputra (23). Sejak 2 bulan terakhir, Eka terus mencoba mengajak kencan Didit, namun selalu ditolak.Hingga Senin malam 29 Januari 2007, Didit memenuhi keinginan Eka untuk berkencan. Sekitar pukul 11.00 WIB, Didit tiba di rumah Eka di Kampung Malata RT 8 Rw 6, Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Namun karena kecapaian sehabis bekerja, Eka memilih untuk tidur sebentar.Saat Eka lengah itulah Didit melancarkan aksinya. Sepeda motor Suzuki Smash bernopol B 6079 UDL dan uang Rp 500 ribu milik Eka digasaknya.Setengah jam kemudian, Eka terbangun dan mendapati Didit tidak lagi di tempat. Saat melihat motor dan uangnya hilang, Eka segera sadar kalau dia telah diperdaya oleh Didit.Eka pun segera melaporkan kasus ini ke Polsek Cilincing. Selasa pagi pukul 08.30 WIB, tim buser pun langsung beraksi. Didit akhirnya ditangkap di rumahnya, tak jauh dari rumah Eka. Saat itu Didit tengah asyik mempreteli motor hasil curiannya.Bukannya menyerah, Didit malah melarikan diri. Polisi pun memberi tembakan peringatan. Namun Didit terus berlari, memaksa polisi meluncurkan timah panas ke kaki kirinya."Saya sudah melakukan curanmor 8 kali. Saya spontan saja lari, bukan ingin melarikan diri," aku Didit di Mapolsek Cilincing, Selasa (30/1/2007).Kapolsek Cilincing Kompol Yossy Runtuhahu membenarkan penembakan terhadap Didit. "Ya pasti kalau korban melawan atau melarikan diri pasti ditembak. Setelah peringatan, prosedurnya begitu," kata Yossy.Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Didit harus meringkuk di balik jeruji besi Polsek Cilincing.
(ken/nrl)











































