80% Penumpang KA di Gambir Kembalikan Tiket

80% Penumpang KA di Gambir Kembalikan Tiket

- detikNews
Selasa, 30 Jan 2007 09:58 WIB
Jakarta - Anjloknya KA Bengawan di Stasiun Bangau Dua, Cirebon, membuat kecewa ratusan calon penumpang di Stasiun Gambir, Jakarta. Tanpa segan-segan mereka mengembalikan tiket yang sudah digenggam."Ada sekitar 80 persen penumpang dari kapasitas masing-masing kereta yang mengembalikan tiket," ungkap petugas tiket Stasiun Gambir, Lita, kepada detikcom di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (30/1/2007).Pengembalian tiket terjadi sejak pukul 06.45 WIB dan masih berlangsung hingga pukul 09.30 WIB. "Tiket yang dikembalikan kita tukar lagi dengan uang. 100 Persen uang tiket kembali," kata Lita.Sementara sekuriti bagian loket Gambir, M Jamal mengatakan, penumpang baru diberitahu keretanya batal berangkat setelah berada di stasiun.Meski banyak yang menukarkan tiket, ada juga penumpang yang memilih menunggu sampai keretanya tiba. Hendro Martono (50), salah satu penumpang KA Argo Anggrek memilih menunggu di stasiun."Katanya kereta hanya terlambat, ya lebih baik saya tunggu saja. Saya nggak mungkin kembalikan tiket karena ada keperluan mendesak. Apalagi saya juga sudah terlanjur beli tiket PP," katanya.Akibat anjloknya KA Bengawan di Cirebon, beberapa kereta api yang berangkat dari Gambir mengalami penundaan keberangkatan dan pembatalan. Menurut Kepala Stasiun Gambir Suyatno yang ditemui di kantornya, kereta api yang terganggu antara lain rute Yogya dan Surabaya. "Banyak kereta yang dibatalkan," ujarnya.Beberapa kereta yang mengalami pembatalan antara lain KA Argo Anggrek tujuan Surabaya yang berangkat pukul 09.15 WIB, KA Argo Dwipangga tujuan Solo pukul 08.10 WIB, KA Taksaka tujuan Yogya pukul 08.45 WIB, KA Argo Muria tujuan Semarang yang berangkat pukul 06.45 WIB, dan Cirebon Express dengan jadwal keberangkatan pukul 05.55 WIB dan 08.45 WIB. "Untuk penumpang Argo Muria dan Cirebon Express nanti akan dinaikkan KA Kamandanu yang berangkat pukul 10.45 WIB," ungkap Suyatno.Kapan jadwal keberangkatan dan kedatangan pulih kembali, imbuh dia, tergantung perbaikan di Cirebon. (umi/nrl)


Berita Terkait