Kepastian Pidato SBY Belum Ada
Senin, 29 Jan 2007 17:48 WIB
Jakarta - Usia bulan Januari tinggal tiga hari lagi. Tetapi belum juga ada kepastian jadwal bagi Presiden Susilo B. Yudhoyono (SBY) menyampaikan pidato awal tahun yang diniatkan jadi kebiasaan baru. "Kita pun sedang cari waktu yang baik. Itu bukan sesuatu yang diharuskan konstitusi, bukan juga preseden. Tapi inisiatif dari presiden sendiri yang merasa dari pada akhir tahun, maka lebih baik awal tahun," kata Jubir Kepresidenan Andi Mallarangeng di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta (29/1/2007). Semula oleh Mensesneg Yusril Ihza Mahendra dikatakan, Kepala Negara akan menyampaikan pidato awal tahun pada 10 Januari 2007. Rencana itu ternyata tak terwujud. Koreksi diberikan oleh Andi Malarangeng. Ia membantah bahwa 10 Januari telah resmi sebagai waktu penyampaian pidato awal tahun dan sejauh ini belum ada jadwal yang pasti untuk itu. Tapi ia memastikan, pidato akan disampaikan sebelum bulan pertama 2007 berlalu. "Kemungkinan sekembali Presiden dari Cebu mengikuti KTT ASEAN. Yang penting masih dalam bulan Januari dan waktunya masih tepat untuk menyampaikan pidato awal tajun," ujarnya kala itu Pidato awal tahun merupakan pengganti pidato akhir tahun. Penggantian dilakukan, dengan alasan agar Kepala Negara bisa mendapatkan data lengkap tentang pencapaian target pembangunan yang berlangsung sepanjang 2006. Rencananya dalam pidato tersebut, Presiden menjelaskan berbagai hasil pencapaian pembangunan yang berlangsung selama 2006. Sekaligus akan dipaparkan arah kebijakan dan target pembangunan sepanjang 2007.
(ana/asy)











































