Antisipasi DBD, RSUD Tarakan Tambah Fasilitas
Senin, 29 Jan 2007 15:32 WIB
Jakarta - Merebaknya kasus deman berdarah dengue (DBD) membuat RSUD Tarakan tidak tinggal diam. Rumah sakit yang setiap tahunnya kebanjiran pasien DBD itu kini menambah fasilitas perawatan.Ruang-ruang tambahan dan paramedis bantuan Dinkes Pemprov DKI kini sudah stand by di RS tersebut."Ini untuk antisipasi kalau nanti pasien DBD melonjak," kata Kepala II Seksi Perawatan RSUD Tarakan Dwi Setyowati di RSUD Tarakan, Jalan Kiai Caringin, Jakarta Pusat, Senin (29/1/2007).Selama ini, kata dia, pasien DBD dirawat di lantai 8 ruang Dahlia, lantai 6 Ruang Melati dan lantai 5 Ruang Soka. Namun untuk antisipasi, kini RSUD menyiapkan lantai 7 untuk korban DBD. Selama ini lantai 7 digunakan untuk ruang perawatan pasien penderita sakit paru-paru."Masih ada ruangan yang kosong di lantai 7 itu, jadi difungsikan," katanya.Selain itu, 24 paramedis bantuan dari Dinkes juga sudah bersiaga di RS tersebut. Hingga pukul 15.00 WIB, pasien DBD yang dirawat tercatat 35 orang. Sementara sejak 1 Januari sampai 29 Januari 2007, total tercatat 165 pasien. Terdiri dari 161 dewasa dan 4 anak-anak. Jumlah penderita yang meninggal tercatat 4 orang, terdiri dari satu 1 dewasa dan 3 anak-anak.
(umi/sss)











































