Busway Lelet Ojek Jadi Pilihan
Senin, 29 Jan 2007 11:01 WIB
Jakarta - Niatnya datang cepat eh malah telat. Keinginan menghindari lalu lintas hari Senin di Jakarta yang selalu macet akhirnya tidak terkabul.Itulah pengalaman naik busway koridor VI dari halte Sultan Agung (depan Pasar Rumput) menuju ke arah Ragunan, Senin (29/1/2007) pukul 08.45 WIB.Dari pantauan detikcom, setelah manunggu 20 menit di halte, tak satu pun bus transjakarta muncul. Puluhan orang yang menunggu pun mulai terlihat tidak sabar. Gerutuan pun mulai terdengar di antara calon penumpang."Aduh lama banget ya, bisa-bisa malah telat nih. Lebih cepat naik bus biasa," kata seorang laki-laki sambil terus melihat arlojinya.Akhirnya, laki-laki itu memilih keluar dari shelter dan naik ojek. Beberapa orang yang menunggu pun akhirnya mengikuti langkah laki-laki tadi dan memilih armada lain.Begitu juga Devi, karyawati di bilangan Jatipadang. Dia memilih kembali ke kosnya di kawasan Manggarai untuk mengambil motornya karena terlalu lama menunggu busway."Ketimbang telat, saya ambil motor saja. Ngantor pakai motor lagi deh," ujarnya.Busway yang melayani koridor VI memang masih sedikit, hanya 8 unit. Sangat jauh dari jumlah penumpang yang membeludak. "Selama perjalanan di Mampang-Buncit, saya tidak melihat satu pun busway," kata Devi.
(ken/nrl)











































