Petugas Transjakarta Curangi Penumpang Busway
Minggu, 28 Jan 2007 17:00 WIB
Jakarta - Petugas Transjakarta mencurangi penumpang busway yang turun halte Ancol. Seluruh penumpang yang turun di halte itu diturunkan secara paksa dari halte. Mereka diperbolehkan masuk ke halte lagi setelah membeli tiket yang hanya berupa sobekan kertas.Peristiwa ini dialami Astrich (40) Sabtu (27/1/2007) malam di halte Ancol, Jakarta Utara. Ketika itu warga Cililitan Besar ini menempuh perjalanan dari Cililitan menuju Ancol. "Sampai di Ancol semua penumpang diturunkan paksa dan disuruh naik lagi dengan dipungut bayaran," katanya kepada wartawan detikcom Irwan Nugroho. Dia bingung karena selama ini dalam aturan ketika masih berada dalam areal halte tidak perlu membayar lagi.Akhirnya mau tidak mau seluruh penumpang itu membayar. Lucunya para penumpang itu tidak mendapatkan tiket dari Transjakarta. Mereka hanya mendapatkan sobekan kertas saja. "Saya yakin uang itu diambil petugas," duga Astrich saat ditemui detikcom di halte Cillilitan, Jakarta Timur Minggu (22/1/2007).Astrich juga menyampaikan ketidaknyamanan menggunakan busway, seperti waktu menunggu yang terlalu lama. "Sempat ada 3 bus yang lewat tapi tidak mengangkut penumpang walaupun kosong. Bus itu jalan terus tanpa mempedulikan penumpang yang antre," paparnya.Selain keluhan soal busway, ada juga warga Jakarta yang mendapatkan kenyamanan saat naik busway. Seperti yang dituturkan A. Yani (40) warga Ciracas. "Waktu tempuh lebih cepat," kata pria ini saat ditemui di halte Cililitan. Namun dia masih menyayangkan terjadinya kemacetan terutama di Pasar Kramat Jati. "Tiketnya juga masih mahal," ucapnya.
(mar/mar)











































