Peserta Aksi Jahit Mulut Batasi Minum Maks 4 Gelas/hari

Peserta Aksi Jahit Mulut Batasi Minum Maks 4 Gelas/hari

- detikNews
Minggu, 28 Jan 2007 12:33 WIB
Jakarta - Pemecatan terhadap Rifsia Iga Riadi, mahasiswa Universitas Tama (Utama) Jagakarsa, disambut aksi jahit mulut. Bahkan untuk mendapat simpati lebih luas, peserta aksi dibatasi minum hanya 4 gelas dalam sehari."Satu hari dibatasi maksimal 4 gelas. Sesuai dengan tema keprihatinan," kata humas aksi, Riky, saat dihubungi detikcom, Minggu (28/1/2007).Kondisi 5 peserta aksi saat ini sudah melemah. Riky mengatakan sudah ada yang merasa sakit pada bagian lambungnya."Ada yang mengeluh perih bagian lambungnya, itu Widodo. Sedangkan yang lainnya hanya lemas-lemas saja," ujarnya.Riky mengatakan aksi tersebut mendapat dukungan dari kalangan mahasiswa di luar Universitas Tama Jagakarsa. Bahkan ia mengatakan para simpatisan juga akan menjahit mulut mereka sebagai bentuk dukungan."Kemungkinan akan bertambah dari kampus-kampus lain, seperti UKI, Unas, dan UIN," jelasnya.Aksi solidaritas ini dipicu oleh keluarnya SK Rektor Universitas Tama yang berisi pemecatan terhadap Rifsia Iga Riadi tanggal 16 Januari 2007. Rifsia dikeluarkan karena dinilai mengganggu ketertiban dengan melakukan rapat-rapat gelap, diskusi, dan penyebaran pamflet di kampus. (gah/ana)



Berita Terkait