Petugas Sisir Gunung Sibayak Cari Warga Austria
Sabtu, 27 Jan 2007 21:20 WIB
Medan - Upaya pencarian terhadap warga Austria Frans Resch (42) terus dilakukan. Berkekuatan 30 personil gabungan dari polisi, TNI, dan tim SAR, petugas menyisir Gunung Sibayak. Sayangnya pencarian yang sudah 2 hari dilakukan belum menemukan hasil."Pencarian Frans agak terkendala karena tebalnya kabut yang menyelimuti Gunung Sibayak. Jadi tim pencari mesti turun pukul 18.00 WIB, karena sulit melakukan pendakian," kata Kapolres Tanah Karo, AKBP Riki Waikano, di Brastagi, Sumatera Utara, Sabtu (27/1/2007).Riki menjelaskan, berdasarkan informasi di Pos Pintu I yang berjarak 10 kilometer dari kaki gunung, Frans melaporkan pendakiannya pada Selasa 23 Januari sekitar pukul 10.00 WIB."Frans mendaki seorang diri tanpa ditemani penunjuk jalan melalui jalur II di Desa Jarang Uda, Kecamatan Brastagi," imbuh Riki.Riki juga menyatakan, bahwa polisi baru mendapat laporan hilangnay Frans dari pegawai Hotel Ginsata pada Jumat (26/1/2007) sekitar pukul 08.00 WIB. Pegawai hotel itu melaporkan bahwa Frans yang beralamat di Palms Dorf 344864 Atterse, Austria ini tidak kunjung kembali ke penginapan."Begitu mendapat laporan, kami langsung menurunkan tim pada pukul 13.00 WIB untuk melakukan pencarian," tutur Riki.Hinggi kini belum diketahui bagaimana nasib Frans yang diduga tersesat di G. Sibayak yang terletak secara administratif di Desa Raja Berneh atau lebih dikenal dengan sebutan Desa Semangat Gunung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Karo (60 Km dari Kota Medan).Upaya pencarian petugas yang dilakukan di Gunung yang memiliki ketinggian 2.094 dari permukaan laut ini menghadapi kesulitan akibat tebalnya kabut.
(ndr/)











































