Ribetnya Ngurus Sertifikasi Burung

Ribetnya Ngurus Sertifikasi Burung

- detikNews
Sabtu, 27 Jan 2007 15:26 WIB
Jakarta - Mencari secarik kertas sertifikasi burung ternyata tidak mudah. Birokrasinya rumit, layaknya proses mencari Surat Izin Mengemudi (SIM).Menurut Humas Paguyuban Kicau Mania (PKM) Fauzi Indra Sucahyo di kantor Sekkretariat PKM, Jalan Nanas I, Utan Kayu, Jakarta, Sabtu (27/1/2007), pengurusan sertifikasi burung di kecamatan sangat repot.Layaknya mengurus SIM, ada pula calo-calo yang berkeliaran untuk memuluskan keluarnya sertifikasi. Bahkan yang bikin gondok, kadang-kadang formulirnya habis. Kalaupun sudah dapat formulir, harus dilakukan survei ke rumah untuk kemudian diberi penilaian layak atau tidak. "Jadi para anggota meminta sertifikasi pada dinas kesehatan masalah flu burung dan sertifikasinya," ujar Indra kepada detikcomRencananya, PKM pada sore ini akan mengundang Dinas Kesehatan untuk datang memberikan sertifikasi atas burung-burung anggotanya.Menurut Indra, aksi jemput bola menatangkan Dinas Kesehatan ini dikarenakan para anggota PKM gusar akibat adanya peringatan pemerintah bahwa mulai 1 Februari, jika unggas belum disertifikasi, maka akan dimusnahkan. "Karena itu kita melobi Dinas Kesehatan Jakarta Selatan untuk mensertifikasi burung-burung kicau ini," ujar Indra.Sampai saat ini anggota PKM sudah berjumlah 700 anggota, yang berasal dari berbagai negara. Dalam rencana acara hari ini, akan hadir sekitar 40 anggota PKM yang masing-masing membawa 1 burung kicaunya. Indra menegaskan, burung-burung kicau anggotanya selalu dirawat dan diberi desinfektan serta vitamin secara teratur. "Karena itu tidak pernah terkena flu burung. Dan memang tidak pernah ada kasus burung kicau yang terkena flu burung," ujarnya mantap. (qom/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads