Gambar Babi Dilarang Muncul di TV Nasional Cina
Sabtu, 27 Jan 2007 15:20 WIB
Beijing - Menurut kalender Cina, 2007 adalah tahun di bawah naungan shio babi. Meski demikian, pemerintah Cina melarang penayangan gambar babi dalam tayangan iklan di televisi nasionalnya.Hal ini dimaksudkan untuk menghindari rasa sakit hati umat muslim yang merupakan kaum minoritas di Cina. Demikian dilansir dari AFP, Sabtu (27/1/2007).Di Cina, kini bermukim sekitar 18 juta penduduk beragama Islam. China Central Television (CCTV) yang merupakan corong pemerintah mengungkapkan gambar babi yang meluas dapat memicu ketegangan etnik."CCTV adalah jaringan televisi nasional yang menitik beratkan pada kebudayaan dan budaya, sehingga kami akan menjauhkan gambar babi dari layar kaca," ujar salah satu pejabat di stasiun televisi tersebut yang menolak disebutkan namanya.Ditambahkan pejabat tersebut, kebijakan ini diberlakukan karena dalam Islam daging babi diharamkan. Bahkan perusahaan makanan internasional, Nestle, akan menarik iklan televisinya yang menampilkan kartun babi. "Ini menunjukkan penghormatan pada Islam. Tidak masalah bila kami harus mengganti dengan gambar kartun lainnya," kata juru bicara Nestle Thierry Vapperaeau.
(nvt/asy)











































