Faisal Basri: Peluang Saya di PDIP Masih Besar
Sabtu, 27 Jan 2007 13:54 WIB
Jakarta - Faisal Basri masih optimistis PDIP akan memilihnya sebagai calon gubernur DKI Jakarta. Dia tidak risau dengan isu yang berkembang bahwa dirinya hanya diposisikan sebagai calon wakil gubernur dengan calon gubernur Fauzi Bowo. Optimisme Faisal ini disampaikannya seusai menjadi pembicara dalam dialog 'Mampukah Orang Muda Memimpin Jakarta?' yang digelar di Universitas Paramadina, Jl. Gatot Subroro, Jakarta, Sabtu (27/1/2007). Ekonom kritis ini yakin PDIP akan memilihnya sebagai calon gubernur DKI. Sebab, saat ini, kata Faisal, dirinyalah yang paling diterima di kalangan PDIP. Berikut petikan wawancara Faisal dengan para wartawan: Katanya Anda dicalonkan sebagai wakil gubernur? Itu isu. Saya tidak mau menanggapi isu-isu. Saya kembali menegaskan bahwa saya tidak berbicara soal posisi. Tidak relevan membicarakan cagub dan cawagub. Saya cuma menyampaikan gagasan. Itu yang saya bicarakan dengan Rano Karno juga. Kans jadi cagub dari PDIP, bagaimana? Kita sedang dalam proses untuk meyakinkan partai. Saya kira partai itu rasional. Apa manfaat calon yang menang bagi partai dan rakyat. Tentunya, kalau rakyat senang, partai juga kecipratan. Saya lihat peluangnya masih besar, karena tingkat penerimaan terhadap saya paling tinggi. Ini terlihat saat saya memberikan masukan ke rakernas PDIP dan saya juga diterima kalangan PDIP di Bali. Memang ada faktor X di dalam partai. Tapi, ini yang terus kita perjuangkan untuk mencari alternatifnya. Apa ada komitmen dengan Rano Karno untuk menjadi pasangan? Ini semua urusan partai. Kita juga bisa berusaha. Kita juga tidak mendeklarasikan, karena itu urusan partai dulu. Nah ini yang belum selesai, masih dalam proses. Bagaimana hubungan dengan PDIP saat ini? Dengan PDIP, alhamdulillah komunikasi masih baik, tidak ada yang negatifSelain PDIP, partai apa yang mendukung Anda? Dukungan paling konkret memang belum ada. Karena semua belum diputuskan. Semua masih dalam prosss, termasuk di PDIP. Golkar juga sedang melakukan konvensi, juga yang lainnya, termasuk PKB. Termasuk juga dengan PAN. Saya sudah bertemu Amien Rais hari Kamis lalu. Dan Mas Amien mendukung saya untuk maju.
(asy/nvt)











































