Duet Faisal-Rano Muncul Lagi
Sabtu, 27 Jan 2007 11:35 WIB
Jakarta - Menjelang Pilkada DKI, para bakal calon gubernur dan wakil gubernur semakin sering muncul ke publik. Duet Faisal Basri-Rano Karno yang tampak makin lengket kembali muncul. Kali ini, keduanya bicara tentang strategisnya kaum muda memimpin Jakarta. Faisal-Rano menjadi pembicara dalam dialog publik "Mampukah Orang Muda Memimpin Jakarta?" yang digelar di Universitas Paramadina, Jl Gatot Subroro, Jakarta, Sabtu (27/1/2007). Peserta dialog ini cukup banyak. Pembicara lainnya adalah Wimar Witoelar. Faisal tampak hadir mengenakan kemeja putih bercelana hitam. Sedangkan Rano Karno mengenakan t-shirt warna coklat dengan celana jins. Beberapa waktu lalu, Faisal dan Rano juga pernah muncul bersama dalam acara bertemu masyarakat Prumpung, Jakarta Timur. Di antara para calon gubernur dan wakil gubernur yang sudah muncul ke publik, mungkin bisa dikatakan hanya Faisal dan Rano yang masih berusia di bawah 50 tahun. Para calon gubernur lainnya sudah berusia di atas 55 atau bahkan di atas 60 tahun. Faisal dan Rano sama-sama mendaftar sebagai calon gubernur ke PDIP. Hingga saat ini, PDIP belum mengetuk palu siapa calon gubernur pilihannya. Nama calon gubernur DKI tergantung pilihan Megawati Soekarnoputri selaku ketua umum DPP PDIP. Namun, isu yang beredar kemungkinan nama Faisal dan Rano akan terjungkal sebagai calon gubernur. Kabarnya, Fauzi Bowo alias Foke yang saat ini masih aktif sebagai wakil gubernur DKI berada di atas angin. Bahkan, DPD PDIP DKI Jakarta telah merekomendasikan Faisal dan Rano hanya sebagai calon wakil gubernur. Maukah keduanya sebagai calon wakil gubernur? Faisal sudah tegas menolak. Sedangkan Rano sepertinya tidak mempermasalahkan. Tapi, informasi yang berkembang, hubungan Faisal-Rano sepertinya semakin dekat. Ada kemungkinan Faisal-Rano berkomitmen menjadi duet dalam Pilkada DKI mendatang. Namun, hingga saat ini belum ada parpol yang menduetkan mereka. Dalam dialog publik di Universitas Paramadina ini, Faisal kembali menegaskan tak masalah bila dirinya nanti tak terpilih sebagai calon gubernur. "Saya mencalonkan sebagai gubernur, sebenarnya ingin mengajukan ide-ode saya. Kalau saya tak terpilih, siapa pun boleh mengambil ide-ide saya, termasuk Rano Karno," kata Faisal. Saat ini, memang sudah saatnya orang muda yang memimpin Jakarta. "Banyak di negara-negara lain, kaum muda memimpin. Tidak hanya untuk kepala daerah, tapi banyak juga kaum muda yang menjadi presiden," ujar dia.
(asy/nvt)











































